MD bertugas mengambil foto, TS dan DS bertugas melakukan negosiasi dengan korban. Untuk melancarkan aksi, mereka juga membawa kamera serta kartu identitas wartawan.
"Kalau korban sebenarnya pengusaha biasa, pemborong instalasi listrik. Dengan segala tipu muslihat, pelaku berhasi memeras korban,"ujarnya.
Dari keterangan ketiga pelaku uang yang berhasil mereka dapat dari korban digunakan untuk keperluan sehari-hari selama hidup di Yogyakarta. Ketiganya mengaku belum melakukan aksi satu kali di kabupaten bantul. Namun petugas tidak percaya begitu saja dan masih akan terus melakukan pendalaman terkait dengan kemungkinan aksi di tempat yang lain.
Dari tangan ketiga pelaku, petugas berhasil mengamankan kartu tanda pengenal pers yang dikeluarkan oleh Radar Nusantara, kamera merek Canon, mobil Xenia warna putih nomor polisi B 1417 POC dan dua buah telepon genggam.
Kepada petugas, TS mengaku melakukan aksinya baru pertama kali. Dirinya lah yang mengatur pembagian tugas dan melakukan negosiasi dengan korban. Lagu memaksa korban untuk menyerahkan uang agar foto tersebut tidak diberitakan karena alasan kebutuhan.
"Jadi ada yang memfoto korban bersama teman perempuannya dan ada juga yang melakukan negosiasi dengan korban," katanya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Tipu 2 Wanita Janji Dinikahi, Pengojek Online Pura-pura Jadi Tri Sutrisno
-
Penipuan 59 Calhaj, Polda Jatim Buru Syaifullah yang Mengaku Dari Kemenag
-
Waduh, Mahfud MD Nyaris Jadi Korban Penipuan Pinjam Uang
-
Didakwa Kasus Penipuan Tanah, Caleg Partai Nasdem Mahmud Keberatan
-
Dituduh Terlibat Penipuan, Gusti Randa Polisikan Putra Eks Gubernur Bali
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!