"Untuk Nguras Enceh ini tidak ada simbol apa-apa tetapi mulai dari dulu setiap tahun pasti dikuras ganti dengan air yang gampang yang dicampur dengan air dari sini. Kami sendiri cuma melestarikan yang sudah-sudah," tambahnya.
Terkait dengan warga yang rela mengantri mendapatkan air, menurutnya adalah keyakinan masing-masing karena warga percaya air Enceh tersebut membawa berkah dengan membuat keinginan mereka terkabul.
"Itu kepercayaan warga masing-masing. Tetapi kita tidak pernah menganjurkan, karena kalau menganjurkan itu syirik namanya," katanya.
Seorang Warga Wukirsari Imogiri, Muslimah (54) yang hadir dalam prosesi tersebut mengaku rela meninggalkan pekerjaannya sebagai buruh batik untuk mengantre sejak pagi mengantri agar mendapatkan air enceh tersebut.
Sejak kecil, setiap tahun ia selalu datang ke tempat tersebut untuk mendapatkan air.
"Ada berkah tersendiri dari air enceh ini, bisa sehat, murah rejeki dan panjang umur. Terkabul keinginan kita,"ujarnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal
-
Kereta Gantung Sepanjang 8 KM Bakal Dibangun di Kawasan Prambanan Sleman, Investasinya Rp200 Miliar