"Untuk Nguras Enceh ini tidak ada simbol apa-apa tetapi mulai dari dulu setiap tahun pasti dikuras ganti dengan air yang gampang yang dicampur dengan air dari sini. Kami sendiri cuma melestarikan yang sudah-sudah," tambahnya.
Terkait dengan warga yang rela mengantri mendapatkan air, menurutnya adalah keyakinan masing-masing karena warga percaya air Enceh tersebut membawa berkah dengan membuat keinginan mereka terkabul.
"Itu kepercayaan warga masing-masing. Tetapi kita tidak pernah menganjurkan, karena kalau menganjurkan itu syirik namanya," katanya.
Seorang Warga Wukirsari Imogiri, Muslimah (54) yang hadir dalam prosesi tersebut mengaku rela meninggalkan pekerjaannya sebagai buruh batik untuk mengantre sejak pagi mengantri agar mendapatkan air enceh tersebut.
Sejak kecil, setiap tahun ia selalu datang ke tempat tersebut untuk mendapatkan air.
"Ada berkah tersendiri dari air enceh ini, bisa sehat, murah rejeki dan panjang umur. Terkabul keinginan kita,"ujarnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
Belum Genap Tiga Tahun, Puluhan Becak Listrik Danais Rusak, Dishub Sebut Baru Proyek Percontohan