Indra kemudian menjelaskan, jika warung bakso di Pasar Ngipik tersebut hanyalah cabang, sementara. Sedangkan, pusatnya berada di utara Lapangan Wiyoro yang jaraknya sekitar satu kilometer ke arah utara atau ke arah jalan Wonosari. Namun warung bakso yang utama tersebut sudah tutup cukup lama dan sekarang kiosnya digunakan orang lain.
"Kui gur cabange lho. Asline lor Lapangan Wiyoro (Itu hanya cabangnya. Aslinya di utara Lapangan Wiroyo)," katanya.
Indra mengatakan, jika Warung Bakso Pak Bagyo di dekat Pasar Ngipik lama tergolong sepi pengunjung. Kemungkinan kalah bersaing dengan Bakso Iroyudan yang letaknya beberapa ratus meter.
Saat Suara.com berusaha mendatangi warung Bakso 'Pak Bagyo' yang terletak sekitar 150 meter dari Pasar Ngipik lama. Namun sayang, ketika sampai di lokasi warung bakso sudah tutup. Gerobak bakso sudah ditutupi dengan spanduk bekas berwarna cokelat muda.
"Warungnya juga sepi. Pembeli ada sih tetapi jumlahnya sedikit,"paparnya.
"Mungkin diunggah di Twitter biar ramai kembali,"ujarnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Perajin Menjerit! Batik Indonesia Dibajak Vietnam, Merek Lebih Dulu Didaftarkan di Luar Negeri
-
Pameran PASSAGE: Jembatan Seniman Yogyakarta Menuju Panggung Prancis
-
Ketika SD Negeri di Jogja Kekurangan Murid, Guru Patungan demi Tetap Bisa Bermimpi
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah
-
Skandal Korupsi Beruntun, Muhammadiyah Desak Presiden Pimpin Perang Total, Tak Sekedar Ceramah