Pengganti Puan Maharani, yang kini menjabat Ketua DPR RI, ini kuliah di UGM untuk program Magister Adminsitrasi Publik (MAP) dan menamatkannya pada 1996.
Di periode pertama Jokowi, Muhadjir menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) sejak 2016, menggantikan Anies Baswedan (sekarang Gubernur DKI Jakarta), yang terhempas gelombang reshuffle.
4. Menteri Sekretaris Negara Pratikno
Politikus asal Bojonegoro ini mengambil jurusan Ilmu Pemerintahan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM hingga meraih gelar sarjana di usia 23 tahun.
Setelah itu, sang mantan Rektor UGM menyelesaikan kuliah S2 di Birmingham University, Inggris dan S3 di Flinders University, Australia. Pada 2008, Pratikno digelari Professor in Political Science oleh UGM.
Pada 2009 silam, KPU memberinya kepercayaan untuk menjadi pemandu Debat Calon Presiden. Sekarang ia meneruskan periode kedua dengan jabatan yang sama di kabinet Jokowi jilid II.
5. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi
Lahir di Semarang, Retno Marsudi menempuh pendidikan SMA di kota kelahiran dan meneruskan kuliah di UGM.
Pada 1985, perempuan yang sukses sebagai diplomat ini meraih gelar sarjana untuk Hubungan Internasional, lalu melanjutkan S2 jurusan Hukum Uni Eropa di Haagse Hogeschool, Belanda.
Baca Juga: Berharap Jokowi Terbitkan Perppu KPK, Pukat UGM Siap Bantu Landasan Hukum
Jabatannya sebagai menlu saat ini sudah ia sandang sejak periode pertama Presiden Jokowi.
6. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Budi Karya lulus dari jurusan arsitektur UGM pada 1981. Ia menjadi Menhub sejak 2016, menggantikan Ignasius Jonan, yang di-reshuffle Jokowi menjadi Menteri ESDM.
Kini, sama seperti Pratikno dan Muhadjir, Budi Karya meneruskan kepemimpinannya di kementerian yang sama untuk periode kedua.
7. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono
Menteri yang dikenal jenaka ini berkuliah di UGM untuk jurusan Teknik Geologi. Setelah lulus, ia menjadi PNS di kementerian yang sekarang ia pimpin, yang dulunya bernama Kementerian Pekerjaan Umum.
Berita Terkait
-
Jabat Menkeu Lagi, Sri Mulyani Bocorkan Rencana Kerjanya
-
Kabinet Jokowi: Dramaturgi Pemilu dan Bangkrutnya Prinsip Minus Malum
-
Nadiem Makarim, Menteri Termuda Kabinet Jokowi Jadi Sorotan Dunia
-
Terpental dari Kabinet, Hanif Dhakiri Ucapkan Selamat ke Menaker Baru
-
LIVE STREAMING: Usai Dilantik, Dokter Terawan Perpisahan di RSPAD
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Sempat Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa di Sleman Akhirnya Kembali Bersekolah
-
Kinerja Semester I Lampaui Ekspektasi, Saham BBRI Direkomendasikan Buy oleh Analis
-
Duh! 9.216 Keluarga di Bantul Kehilangan Bansos karena Terindikasi Judol
-
Kematian Bambang hingga Ricuh di Simpang Gramedia, Pakar: Jangan Biarkan Ormas Jadi Polisi Jalanan
-
Gagal Amankan Aksi di Simpang Empat Gramedia, JPW Kecam Pembiaran Bentrokan dan Keterlibatan Ormas