Sebagian karya yang sudah jadi nantinya akan dipajang di instalasi milik Made Bayak.
Sebagai kenang-kenangan, sebagiannya lagi akan dibawa pulang oleh siswa SLB-A YAKETUIS.
Bukan hanya workshop saja, terdapat program lain seperti tur pameran berpemandu, wicara seniman, wicara kuratorial, simposium publik dan pemutaran film di dalam rangkaian acara Biennale Jogja 2019 ini.
Hal ini menjadi perwujudan salah satu fungsi Biennale yakni menyebarkan pengetahuan alternatif serta gagasan dalam ranah seni budaya kepada publik secara meluas.
Dengan demikian, diharapkan akan tercipta generasi muda yang penuh imajinasi, berlaku kreatifdan berpikir kritis untuk menjadi bagian dari upaya mengantisipasi kompleksitas masa depan.
Biennale Jogja 2019 telah berlangsung sejak 20 Oktober lalu, dan masih akan berlangusng hingga 30 November mendatang.
Beberapa venue Biennale Jogja 2010 bertempat di Jogja National Museum (JNM) dan Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Berita Terkait
-
Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut
-
Ajak Anak Jadi Generasi Bijak Plastik Sejak Dini, Mulai dari Kebiasaan Pilah Sampah
-
Di Tengah Kenaikan Harga BBM, Bisakah Sampah Plastik Menjadi Sumber Energi Alternatif?
-
Sampah Plastik Dibakar untuk Memasak: Solusi Murah atau Ancaman Diam-Diam?
-
Tekan Sampah Plastik, Food Prap Jadi Alternatif Pengganti Kantong Belanja
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau
-
Pasien Asuransi Pemerintah Masih Menunggu, Industri Sebut Administrasi Jangan Kalahkan Kemanusiaan
-
UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal