SuaraJogja.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman menegaskan izin lingkungan penambang tak akan keluar bila masih ada penolakan warga.
Kepala DLH Sleman Dwi Anta menjelaskan, dalam pengajuan izin lingkungan penambangan, semua sisi yang berkaitan dengan proyek atau aktivitas tambang harus jelas.
"Kalau kami, prinsip yang namanya izin lingkungan semua harus klir, baik teknis, sosial, biotik abiotik harus klir. Kalau ada penolakan berarti kan lingkungan sosial belum klir. Nah makanya harus diklirkan dulu oleh pemrakarsa," katanya saat dihubungi, Kamis (31/10/2019).
Dwi menambahkan, bila semua poin sudah tak ada masalah, sudah ada berita acara dari sisi sosial jelas, maka DLH akan mengeluarkan izin lingkungan.
"Kalau belum klir ya belum kami keluarkan izin lingkungannya. Kapan selesai dan izin bisa keluar, ya tergantung pemrakarsa memberikan pengertian kepada masyarakat yang belum setuju (menolak)," tutur Dwi.
Untuk diketahui, dari enam dusun yang berpotensi terdampak aktivitas penambangan di Sindumartani, hanya empat dusun yang diundang dalam sosialisasi.
"Secara formal yang kami undang hanya sampai ke tingkat perdukuhan (dusun), pak dukuh (kepala dusun) terdampak kami undang, kemarin ada tiga atau empat pak dukuh yang kami undang," katanya.
Ia menyatakan, apabila ada penolakan, dusun yang bersangkutan dipersilakan mengajak warga penolak untuk turut serta.
"Tapi secara formal yang kami undang tingkat perdukuhan (dusun). Warga sudah pernah datang ke saya, sudah menemui saya. Kemarin waktu bahas UKL/UPL juga ada yg datang. Perwakilan warga yang hadir," kata dia.
Baca Juga: Jaga Sumber Mata Air, Warga Sindumartani Tolak Tambang Pasir dan Batu
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Jaga Sumber Mata Air, Warga Sindumartani Tolak Tambang Pasir dan Batu
-
Tertimpa Batu Besar, Sejumlah Rumah Warga di Purwakarta Rusak Berat
-
Marak Mesin Sedot Pasir, Lingkungan Aliran Sungai Progo Rusak
-
Begini Dampak Tambang Galian C di Semarang
-
Tegur Penambang Ilegal, Warga Didatangi Preman, Ditodong Golok
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Polda DIY Periksa Lima Saksi dalam Kasus Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan
-
Diduga Terpeleset saat Tunggu Sunrise, Dua Remaja Tewas Tenggelam di Embung Kaliaji
-
Sentilan Sri Sultan HB X di Forum Jawa-Bali: Pusat Hanya Beri Teori Makro, Daerah Harus Mandiri
-
Balita 3 Tahun Tewas Diduga Korban Malapraktik RSUD Prambanan, Proses Hukum Seret Nama Direktur
-
Tangisan Haru Pengemudi! Bentor di Jogja Dimusnahkan dan Diganti Becak Listrik