SuaraJogja.id - JogjaROCKarta telah memasuki tahun ketiga pada 2019. Setelah mendatangkan Megadeth pada tahun sebelumnya, kali ini Extreme dan Power Trip yang akan menggebrak panggung JogjaROCKarta Festival 2019 sebagai headliner.
Festival musik rock tahunan ini digelar Rajawali Indonesia pada Minggu (3/11/2019) di Stadion Kridosono, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
Dalam konferensi pers, seluruh personel Extreme -- Nuno Bettencourt (gitar), Gary Cherone (vokal), Pat Badger (bass), dan Kevin Figuerido (drum) -- mengaku sudah tak sabar untuk segera manggung.
"Ini pengalaman kedua kami datang ke Indonesia. Jika tahun lalu sangat crowded, kita harap besok juga akan berlangsung seperti itu," kata Gary Cherone di Bogey's Teras HYATT regency, Yogyakarta, Sabtu (2/11/2019).
Bahkan, band beraliran hard rock asal Amerika Serikat ini juga berjanji akan memberikan special surprise di penampilannya pada Minggu malam, tepatnya pukul 21.15 WIB menurut rundown.
Mereka pun membocorkan, tak lama lagi akan mengeluarkan album baru setelah cukup lama vakum.
"Kami juga baru saja membuat album baru. Kemungkinan akan rilis pada Febuari atau Maret," ucap Gary Cherone.
Selain Extreme dan Power Trip, Rajawali Indonesia selaku promotor juga memberikan kesempatan penuh untuk muda-mudi bertalenta anak bangsa di JogjaROCKarta Festival 2019.
"JogjaROCKarta #3 2019 tidak hanya menjadi wahana untuk menikmati distorsi utuh, namun juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat bernostalgia para penggemar setia Extreme dan juga momen perkenalan secara langsung antara masyarakat dengan karya-karya spektakuler dari Power Trip," ungkap CEO Rajawali Indonesia Anas Syahrul Alimi.
Baca Juga: Menanti Kembalinya Kebisingan Distorsi, Musik Rock di Era Digital
Beberapa penampil dari dalam negeri yang menghibur para penikmat musik di JogjaROCKarta antara lain Jamrud, Edane, NTRL ft Bimo, ILP, Down For Life, Trojan, juga Tummenggung.
Co-Founder sekaligus Project Director JogjaROCKarta Bakkar Wibowo menambahkan, tahun ini penyelenggara telah mendesain panggung menjadi satu sebagai bentuk perwujudan nyata dari persatuan yang ingin digambarkan dalam festival tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM