SuaraJogja.id - Lanjutan kompetisi Liga 1 2019 pekan ke-27 antara Bali United dan PSS Sleman, Rabu (6/11/2019), berakhir imbang tanpa gol.
Poin penuh pun gagal direbut Bali United, kala menyambangi markas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Dari hasil seri tersebut, tren keberhasilan Bali United mencetak gol lantas terhenti. Padahal dalam tiga pertandingan terakhir, tim berjuluk Serdadu Tridatu ini selalu bisa membobol gawang lawan. Tercatat, Ilija Spasojevic dan kolega mampu mengemas tujuh gol.
Meski begitu, pelatih Bali United Stefano Cugurra mengaku cukup puas dengan raihan satu poin tersebut.
Ia juga memuji PSS Sleman, yang dirasa sama-sama menampilkan pertahanan solid seperti tim asuhannya.
"Saya pikir kedua tim bekerja keras, tetapi lini pertahanan kedua tim lebih solid hari ini. Hal itu membuat kedua tim sama-sama kesulitan mencetak gol," kata Stefano Cugurra saat konferensi pers.
Sebelumnya, menjelang pertandingan hari ini, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menyebut jamuan timnya ini sebagai laga tak seimbang.
Sebab, Bali United berstatus kandidat juara Liga 1 2019, bahkan tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir.
"Bali United adalah kandidat juara Liga 1 2019, dengan poinnya cukup jauh. Jadi, saya pikir besok pertandingan yang berat untuk kami, pertandingan yang tidak mudah," kata Seto Nurdiyantoro saat konferensi pers, Selasa (5/11/2019).
Baca Juga: Cuma Main Imbang, Pelatih Bali United Puji Pertahan PSS Sleman
"Tapi kami akan mencoba berusaha untuk dapat poin. Entah satu atau tiga kami mencoba. Harapan saya di sisa laga ini kami dapat poin terus, entah satu atau tiga, untuk mengamankan target manajemen bertahan," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Pantai Selatan Rawan Laka Laut, Wiatawan Diminta Waspada Cuaca Ekstrem saat Libur Panjang Isra Miraj
-
Bisa Kurangi Sampah Plastik, Kini Malioboro Hadirkan Lima Titik Air Siap Minum Gratis, Ini Lokasinya
-
Titik Terang Relokasi SDN Nglarang yang Terdampak Tol Jogja-Solo
-
8 Fakta Mencekam Kerusuhan di Iran: Wasit Futsal dan Mahasiswi Jadi Korban, Dunia Menyorot!
-
Sah! YIA Resmi Jadi Embarkasi Haji Mulai 2026: Apa Dampaknya Bagi Jemaah dan Ekonomi Lokal?