SuaraJogja.id - Satu papan karangan bunga pasca-pelantikan Bupati Kulon Progo Sutedjo mencuri perhatian publik.
Karangan bunga itu berjejer di antara puluhan lainnya yang memadati halaman Pemkab Kulon Progo, Kamis (7/11/2019).
Yang membuat karangan bunga itu berbeda adalah tulisan di papan tersebut -- tersemat kalimat bernada sindiran untuk pendahulu Sutedjo.
"Selamat dan Sukses. Jangan kau tanggung dosa pendahulumu. Putuskan mata rantai itu," bunyi tulisan berwarna-warni di atas papan kuning itu.
Tak hanya itu, pengirim juga mengatasnamakan dirinya sebagai "korban janji pendahulumu", seperti terbaca di papan bagian paling bawah.
Karangan bunga yang kini viral itu, kata sekuriti Pemkab Kulon Progo, sempat terpampang di halaman, tepatnya di sebelah barat Gedung Kaca.
"Saya lihatnya pas abis salat zuhur, sekitar pukul 12.00 WIB. Awalnya biasa aja, tapi pas dibaca kok gini kata-katanya, ya langsung saya amankan, kemudian laporan ke Bagian Rumah Tangga Pemkab Kulonprogo," kata Jamak, Kamis (7/11/2019) sore, dikutip dari HarianJogja.com.
Nama pengirim pun tak diketahui karena tanda bukti pengiriman tak disertakan dengan karangan bunga itu.
Namun, ada kertas kecil di balik papan yang berisi nama toko pembuat karangan bunga.
Baca Juga: Tuding Karangan Bunga William PSI Palsu, Politisi Demokrat: Kayak Ahok
Melansir HarianJogja.com, toko tersebut berlokasi di Kecamatan Wates.
Fitri, sang pemilik, kemudian membenarkan bahwa karangan bunga itu berasal dari tokonya. Ia hanya menyebut bahwa pemesan adalah seorang pria, dan harga karangan bunga itu sebesar Rp400 ribu.
"Iya tadi itu ada orang ke sini, pesan bunga untuk dikirim ke pemkab, tapi orang itu enggak mau nyebut identitas. Orangnya biasa aja kok, penampilannya ya kaya mas-mas pada umumnya," ujar Fitri melalui sambungan telepon.
Diberitakan SuaraJogja.id sebelumnya, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X melantik Wakil Bupati Kulon Progo Sutedjo sebagai Bupati Kulon Progo di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (7/11/2019).
Sutedjo dilantik sebagai Bupati Kulon Progo untuk sisa masa jabatan 2019-2022, menggantikan Hasto Wardoyo, yang telah mengundurkan diri untuk menduduki jabatan sebagai Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sejak 1 Juli 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi