SuaraJogja.id - Pelaksana Tugas (PLT) Monumen Jogja Kembali (Monjali), Yudi Pranowo mengaku jika terdapat penurunan tingkat kunjungan wisatawan ke museum perjuangan di Kabupaten Sleman, Yogyakarta ini. Ada berbagai faktor yang melandasi turunnya jumlah kunjungan tersebut.
"Kunjungan wisatawan tidak berbeda jauh dari tahun-tahun sebelumnya. Memang ada sedikit penurunannya di tahun ini. Namun jumlahnya sedikit sekali jika dibanding tahun lalu," kata Yudi kepada SuaraJogja.id, Minggu (10/11/2019).
Yudi menerangkan, pada 2017 lalu tingkat kunjungan wisatawan lebih kurang 329 ribu pengunjung. Memasuki tahun 2018 tingkat kunjungan tercatat lebih kurang 309 ribu wisatwan.
"Ada sedikit penurunan tingkat kunjungan di dua tahun kemarin. Nah di tahun 2019 ini, untuk mencapai angka itu (309 ribu wisatawan) sedikit sulit. Pasalnya tahun ini tersisa dua bulan lagi," kata dia.
Meski menurun, hal itu biasa terjadi di lokasi hiburan keluarga di setiap kota. Pihaknya membeberkan sejumlah faktor penyebabnya seperti, situasi politik, ekonomi dan bisa juga karena kebijakan pemerintah setempat.
"Ini hal lumrah terjadi di tempat wisata berbagai kota/kabupaten. Mungkin salah satu kebijakan pemerintah seperti wisatawan harus berwisata di daerahnya masing-masing dahulu sebelum berlibur keluar kota. Bisa saja terjadi, situasi politik tahun ini dan ekonomi juga menjadi penyebab itu," terang dia.
Lebih lanjut, Yudi mengaku jika dalam sehari pengunjung yang berwisata ke Monjali sekitar 1.000 orang per hari. Jumlah tersebut bisa meningkat saat libur panjang dan akhir pekan. Dengan demikian fasilitas serta pelayanan wisatawan terus ia tingkatkan.
"Segala aspek di museum ini terus kami tingkatkan. Monjali ini adalah museum yang menyimpan sejarah perjuangan pahlawan di Yogyakarta. Sehingga penting untuk pelajar dan anak muda memahami sejarah bangsanya. Maka dari itu fasilitas dan kenyaman pengunjung kami terus perbarui," tuturnya.
Hingga saat ini pengunjung masih dikenakan tarif Rp 10.000 untuk tiket masuk. Harga tersebut berlaku untuk hari biasa maupun hari libur. Pelajar atau wisatawan dengan jumlah banyak (rombongan) mendapat potongan harga 10 persen.
Baca Juga: Harapan Besar Pengelola Monjali di Hari Pahlawan 10 November
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81
-
Pusat AI Resmi Beroperasi di UGM, Pemerintah Soroti Pentingnya Inovasi Berbasis Masalah Riil
-
Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup
-
Tak Punya Anggaran, Sektor Kebudayaan Jogja Ikut Tergerus, TBY Pangkas Event dan Kurator