SuaraJogja.id - Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulakstomo membantah jika Upacara Odalan di Dusun Mangir Lor Desa Mangir Kecamatan Pajangan pada Selasa (12/11/2019) sore dihentikan paksa.
Wachyu menegaskan tidak ada penghentian kegiatan upacara tersebut.
"Tidak ada penghentian. Buktinya tadi upacara di rumah Bu Uti tetap berlangsung," ujarnya.
Wachyu sendiri mengaku memang ada warga yang mempertanyakan legalitas dari kegiatan tersebut. Bahkan, ada juga warga yang mempertanyakan legalitas dari tempat yang merupakan rumah warga untuk kegiatan keagamaan tersebut.
"Memang dari warga masyarakat mempertanyakan apakah sudah ada ij8n pendirian sebagau tempat upacara keagamaan atau belum," katanya.
Ia mengakui jika sejumlah aparat kepolisian maupun TNI terlihat berjaga-jaga di sekitar lokasi kegiatan tersebut. Hal ini bukan untuk melakukan penghentian namun untuk menjaga ketertiban dan keamanan semua pihak agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Bila melihat potensi kerawanan, diminta apa ataupun tidak kami akan tetap melakukan penjagaan agar semuanya berlangsung secara kondusif," katanya.
Untuk menyelesaikan persoalan tersebut Polres Bantul telah berkoordinasi dengan forkompinda. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan melakukan pertemuan dengan forum kerukunan umat beragama (FKUB) Kabupaten Bantul. Pihaknya juga akan mengajak Nyonya Uti untuk berdiskusi terkait dengan kegiatan tersebut.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Pembubaran Upacara Ritual Keagamaan di Bantul Karena Perbedaan Klaim Situs
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga
-
Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar
-
Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal
-
Ada Suara Gemuruh saat Gempa Bantul, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
HONOR Tour Hadir di Yogyakarta, Sasar Kebutuhan Teknologi Pelajar dan Mahasiswa