SuaraJogja.id - Bupati Bantul, Suharsono sudah mulai berancang-ancang untuk menghadapi gelaran Pilkada Bantul 2020.
Ketua DPC Partai Gerindra tersebut bahkan sudah membuka posko pemenangan yang terletak di Desa Sumberagung, Kecamatan Jetis, Bantul.
"Saya sudah sampaikan kami mulai bekerja itu awal tahun, sekitar bulan Januari tapi kan kami perlu kuda-kuda dulu ya," terangnya, kemarin.
Posko yang dilabeli dengan nama Suharsono Center tersebut sengaja dipersiapkan untuk menghimpun kekuatan jelang Pilkada 2020.
"Kebetulan ada tetangga saya yang merelakan rumahnya untuk jadi posko. Ya kalau nanti ada yang perlu bertemu dengan saya monggo ke posko itu," katanya.
Ia mengakui posko tersebut merupakan insiatifnya sendiri bukan dari partai karena memang hingga saat ini urung ada restu yang turun dari DPP Gerindra soal kembali maju ke Pilkada Bantul.
"Saya berharap lewat posko ini semua aspirasi masyarakat Bantul bisa terserap dan dari sini bisa digodog secara matang apa-apa langkah yang harus dipersiapkan nanti," tandasnya.
Berita Terkait
-
Diprotes Warga Sekitar PSG, Bupati Bantul: Jika Ilegal ya Kami Buldozer
-
PKS Usung Amir Syarifuddin untuk Pilkada Bantul 2020
-
Ada Cukur Gratis, Ini Cara 3 Balon Peserta Pilkada Bantul Dekati Warga
-
7 Nama Dikantongi, Gerindra DIY Ungkap Bakal Cabup-cawabup Pilkada Bantul
-
Bupati Bantul Jangan Bikin Program Pemerintahan Buat Kampanye Pilkada 2020
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja
-
Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan
-
Kasus Keracunan MBG Berulang di Jogja, Orang Tua Unjukrasa Desak Proses Hukum SPPG