SuaraJogja.id - Pameran benda peninggalan warga Tionghoa akan menjadi salah satu agenda gelaran Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) sebagai rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek, Sabtu (25/1/2020) mendatang.
Ketua I Jogja Chinees Arts and Culture (JCACC) Jimmy Sutanto menyebutkan serangkaian puncak perayaan Imlek akan dihelat seperti tahun sebelumnya yakni pada Minggu (2/2/2020) hingga Sabtu (8/2/2020).
"Garis besarnya acara Imlek akan dihelat seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi kami berupaya meningkatkan acara dan mutu. Di Jalan Ketandan Selatan No. 9 sisi Barat jalan telah di upgrade Rumah Budaya, akan ada pameran berbagai perabot peninggalan keturunan Tionghoa," terangnya, kemarin seperti dilansir dari harianjogja.com.
Ketua Divisi pameran Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2020, Agus Handoko menerangkan rumah peninggalan yang akan digunakan untuk pameran merupakan peninggalan Kapiten Tionghoa, Tan Jin Sin dan rumah tersebut sudah dibeli Pemda DIY dan telah direnovasi.
"Nanti saat PBTY rumah itu akan jadi living museum jadi isinya barang-barang keperluan rumah tangga orang Tionghoa peranakan. Nanti akan terlihat selayaknya rumah tinggal," jelas Agus.
Ia berharap dengan adanya pameran tersebut masyarakat terutama warga Jogja bisa tahu tentang gambaran masyarakat Tionghoa di zaman dahulu.
"Nanti akan ada perabot milik peranakan seperti perlengkapan dapur hingga peragaan batik motif China. Kami berharap ini bisa menambah ilmu dan memberi gambaran sejarah Tionghoa peranakan di Jogja dan perannya di sini," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana
-
Dampak Konflik Geopolitik: Shamsi Ali Ungkap Bahaya Retorika Trump bagi Komunitas Muslim di Amerika
-
Leo Pictures Gelar Gala Premiere Terbesar: 'Jangan Buang Ibu' Bakal Sentuh Hati Penonton Indonesia
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu