SuaraJogja.id - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat belakangan ini terus-terusan mengguyur DIY. Bahkan masyarakat DIY telah diimbau oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan terjadi selama periode 5-8 Januari 2020.
Dilansir Antara, bencana hidrometeorologi dipicu curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, seperti angin kencang, tanah longsor, banjir, dan banjir bandang.
Meski tak mencakup semua kecamatan, seluruh kabupaten dan kota di DIY disebutkan berpotensi mendapatkan curah hujan sedang hingga lebat selama sepekan ini, termasuk Bantul. Untuk itu, Pemkab Bantul membagikan empat tips menghadapi musim hujan.
Keempat tips tersebut dibagikan melalui media sosial, salah satunya akun Twitter @pemkabbantul, Selasa (7/1/2020). Berikut keterangan lengkapnya:
1. Sedia payung sebelum hujan
Tips pertama yaitu sedia payung sebelum hujan. Pemkab Bantul menyarankan masyarakat untuk selalu membawa payung di dalam tas ketika bepergian ke mana pun. Selain itu, jas hujan juga penting untuk selalu dibawa sebelum hujan turun.
"Jangan lupa juga membawa jas hujan jika kamu bepergian menggunakan motor," cuit @pemkabbantul.
2. Membersihkan rumah
Berdasarkan penjelasan Pemkab Bantul, selama musim hujan banyak sampah yang terbawa arus hingga kemudian menyumbat selokan atau got.
Baca Juga: Tora Sudiro dan Indro Warkop Melayat Ibunda Vino G Bastian
"Sampah yang tidak diambil dapat menyebabkan air meluap dan masuk ke dalam rumah," tulisnya.
3. Cek kendaraan
Selain untuk kesehatan dan kebersihan, keselamatan juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan selama musim hujan.
Pemkab Bantul pun menyarankan masyarakat untuk selalu memeriksa dan memastikan kondisi kendaraan baik dan layak pakai.
"Terutama bagian ban dan rem. Hati-hati dalam berkendara dan jangan mengebut saat hujan turun," kicau Pemkab Bantul.
4. Cabut konektor TV
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah