SuaraJogja.id - Kesehatan pendakwah terkemuka KH Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah sempat mengalami gangguan.
Sahabat sekaligus guru spiritual Deddy Corbuzier tersebut diketahui sempat menjalani perawatan intensif di RSUD dr R Soetrasno Rembang pada Kamis (9/1/2020) malam.
Kabar ini kemudian dibenarkan langsung oleh asisten Gus Miftah saat diwawancarai MataMata.com via sambungan telepon pada Jumat (10/1/2020).
"Tadi malam memang sempat dibawa ke sana," ujar asisten sang pemilik Pondok Pesantren Ora Aji Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman.
Kabarnya, Gus Miftah didiagnosis mengalami dehidrasi karena kelelahan di tengah jadwal ceramahnya yang sangat padat. Namun kini, keadaan Gus Miftah telah berangsur membaik.
"Beliau baik-baik saja, hanya kecapekan saja. Sekarang sudah di hotel," ungkap asisten Gus Miftah.
Dikabarkan, sebelum jatuh sakit, Gus Miftah baru selesai mengisi pengajian di dua kecamatan di Kabupaten Rembang: Lapangan Palapa Kecamatan Pamotan dan Lapangan Kecamatan Pancur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah