SuaraJogja.id - Kisah runtuhnya Kerajaan Agung Sejagat rintisan Toto Santoso yang diketahui berkedok penipuan memasuki babak baru. Setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah, kediaman Toto di Jalan Berjo Pare, Dusun Nagabangan V, Desa Sidoluhur, kecamatan Godean, Kabupaten Sleman menyisakan fakta mencengangkan.
Rumah kontrakan yang ditempati pria yang mengaku sebagai keturunan Raja Majapahit tersebut ditemukan sebuah kuburan jabang bayi. Kuburan tersebut terletak di Selatan rumah milik Toto yang sebelumnya digunakan sebagai usaha angkringan.
"Sekitar 1 bulan lalu ada kegiatan yang dilakukan pak Toto, ibu Fanni bersama para pengikutnya di Selatan rumah. Kejadiannya sekitar 02.00 wib ada lilin menyala, ada kurungan ayam dan juga pengikutnya seperti menyembah sesuatu di sekitar tanaman bunga (dekat dengan pendopo). Keesokan harinya baru saya bertanya kepada ibu Fanni terkait kegiatan yang dilakukan tengah malam itu. Ia menjawab baru saja menguburkan janinnya yang dia akui berusia empat-lima bulan," terang warga Nagabangan, Bejret (47) kepada wartawan, Jumat (17/1/2020).
Ia menerangkan bahwa saat penguburan terdapat banyak orang yang diketahui pengikutnya. Mereka juga menyulut beberapa dupa di lokasi pemakaman.
Baca Juga: Jelang Pengoperasian APILL, Dishub Sleman Pasang Banner di Simpang 5 UNY
"Ada ritual yang mereka lakukan saat penguburan. Sekitar 30 menit ritual selesai, setelah itu pak Toto dan Bu Fanni masih berbincang-bincang di sekitar lokasi tersebut," ungkapnya.
Mengetahui jika perbuatan tersebut tak baik, warga yang rumahnya tepat berada di depan rumah Toto ini menegur dan menegaskan akan memindahkan makam tersebut.
"Itu sudah tak etis, karena lokasi yang mereka gunakan untuk mengubur janin adalah tanah milik pakde saya sehingga saya bertugas menolak. Jadi saya menegur untuk memindahkan. Jika tidak saya memindahkan secara paksa," kata dia.
Disinggung apakah janin tersebut anak dari Toto dan Fanni, Bejret menerangkan bahwa Fanni sendiri yang mengaku jabang bayi tersebut anaknya.
"Memang dia mengakui sendiri bahwa itu anaknya. Tapi kami tidak tahu persis apakah Toto dan Fanni itu sudah menikah atau tidak. Yang jelas sebelum bersama Fanni, Toto ini sudah punya istri," terang dia.
Baca Juga: Temukan Kasus Thailera Pertama Kali di Sleman, DP3 Akui Tak Punya Obatnya
Camat Godean, Sarjono membenarkan bahwa rumah Toto di Godean terdapat makam bayi. Pihaknya menuturkan pada sore sekitar pukul 16.15 wib akan dipindahkan.
Berita Terkait
-
Geger Penemuan Jasad Janin Bayi di Septic Tank RSUD Koja, Diduga Sengaja Dibuang Lewat Saluran Pembuangan
-
Tega! Janin Bayi Diduga Dibuang Ortunya ke Kali Baru Barat Jagakarsa, Ditemukan di Tumpukan Sampah
-
Hiii... Ada Jasad Janin Bayi Di Pembuangan Sampah Bandara Hang Nadim Batam
-
Siapa Pelaku Aborsi 7 Janin Dalam Kamar Kos di Makassar? Simak Informasinya
-
7 Fakta Seputar Pelaku Penyimpan Mayat 7 Janin Bayi dalam Kotak Makan
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi
-
Exit Tol Tamanmartani Tidak Lagi untuk Arus Balik, Pengaturan Dikembalikan Seperti Mudik