SuaraJogja.id - Setelah dipasang pekan lalu, alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di simpang lima Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Karangmalang telah diuji coba Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman, Selasa (21/1/2020). Nantinya, Dishub Sleman juga akan memasang area traffic control system (ATCS) pada APILL baru ini.
"Secara teknis, traffic light tersebut belum dilengkapi ATCS," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Sleman Marjanto di Sleman, Rabu (22/1/2020).
Ia mengatakan, pemasangan perangkat ATCS di simpang lima UNY tersebut dianggarkan pada tahun ini.
"ATCS baru akan diadakan tahun ini. Jika sudah dilengkapi ATCS nantinya, akan memudahkan petugas dalam memonitor APILL dari jarak jauh, termasuk mengatur ulang siklus dan kerusakan alat," jelas Marjanto, dikutip dari Antara.
Sementara itu, Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Sleman Bambang Sumedi Laksono berujar, tender pengadaan hardware dan software ATCS sudah berjalan, dengan anggaran sekitar Rp600 juta.
"Kemungkinan Februari atau Maret nanti sudah bisa ditempatkan di simpang UNY," imbuhnya.
Menurut keterangan Bambang, jenis ATCS yang dipasang bukan sekadar sistem yang biasa. melainkan "full responsif". Pirantinya antara lain CCTV dan antena untuk ditempatkan di masing-masing kaki simpang.
"Salah satu kelebihan sistem ini dapat dimonitor melalui ponsel," terang Bambang.
Pihaknya juga berencana melengkapi APILL simpang UNY dengan sensor tambahan untuk menginformasikan kepada pengguna jalan yang melanggar marka stop line.
Baca Juga: Demo Tolak Omnibus Law, Mahfud MD Sebut Buruh Salah Persepsi
"Yang dipasang sensor tambahan ini baru di simpang Colombo," tutur Bambang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang
-
Segini Biaya Kuliah Teknik UGM 2026, Bisa Tembus Rp30 Juta Lebih! Ini 7 Faktanya
-
Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Sejumlah Titik di Sleman