SuaraJogja.id - Dua dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hingga saat ini tidak bisa pulang dari China. Dua dosen yang menjadi mahasiswa doktoral di Chongqing dan Kunming, Yunnan tersebut, bersama sekitar 90-an mahasiswa Indonesia lainnya, masih harus bertahan di negara tersebut karena ada pembatasan keluar-masuk dari pemerintah setempat.
Padahal di Chongqing, ada 132 pasien terinfeksi virus Corona Wuhan. Sedangkan di Yunnan ada 26 pasien positif Corona.
“Kami masih bertahan tinggal di China,” ujar salah seorang dosen UAD di Yunnan Agricultural University, Adhita Sri Prabakusuma, dalam keterangan tertulisnya yang dikirim ke kampus UAD, Kamis (30/1/2020).
Menurut Adhita, pemerintah China telah memberikan instruksi kepada kampus-kampus maupun pusat-pusat pelayanan publik untuk sigap menangani penyebaran virus Corona Wuhan. Pihak pemerintah lokal telah menutup banyak akses transportasi antarkota dan memperketat pemeriksaan kesehatan orang yang keluar-masuk kota.
Rumah sakit lokal juga disiagakan untuk menerima pasien suspect Corona. Selain itu, pihak kampus juga memperketat arus keluar-masuk mahasiswa yang tinggal di asrama, membagikan masker standar, memeriksa suhu badan secara rutin, hingga menyediakan logistik di dalam kampus secara kontinu.
Kampus mendata semua perubahan kesehatan yang terjadi pada setiap mahasiswa internasional. Khusus untuk mahasiswa internasional yang tinggal di luar asrama, mereka diimbau untuk tetap berada di dalam apartemen, menjaga kebersihan, dan menghindari kontak dengan orang-orang di lokasi-lokasi terdampak.
“Kami diminta menghindari pusat-pusat keramaian untuk sementara waktu,” jelasnya.
Adhita menambahkan, mahasiswa yang tetap bertahan di China maupun masyarakat di Indonesia diimbau untuk tetap tenang dan lebih bijak dalam menerima serta menyebarkan konten-konten mengenai kasus outbreak di China ini. Di samping itu, mereka membutuhkan bantuan moral dan spiritual untuk bisa tetap kuat bertahan di China.
“Selain itu, dukungan dunia juga dibutuhkan oleh pemerintah China yang tengah bekerja dengan sangat keras untuk menanggulagi penyebaran virus ini,” imbuhnya.
Baca Juga: Kelakar Susy Susanti Minta Sepeda ke Jokowi Dalam Perayaan Imlek Nasional
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan
-
Raih 333 Medali di SEA Games 2025, Atlet Indonesia Diperkuat Literasi Keuangan