SuaraJogja.id - Partai Golkar tengah menghadapi dinamika politik di tingkat pusat dengan wacana digelarnya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).
Berbagai isu mulai beredar, termasuk soal kandidat yang akan maju menjadi ketua umum (ketum) menggantikan Bahlil Lahadalia serta spekulasi munculnya kembali nama keluarga Cendana dalam bursa kepemimpinan.
Menyikapi hal ini, kader Golkar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berharap agar siapapun yang terpilih nantinya benar-benar figur terbaik.
Dengan demikian bisa membawa partai tetap solid dan berkembang.
"Kalau kami sih harapannya semua yang terbaik saja. Yang di pusat biarlah berjalan, kita tidak ikut-ikutan," papar kader Golkar DIY, Lilik Syaiful Ahmad saat dihubungi, Sabtu (23/8/2025).
Anggota Komisi C DPRD DIY tersebut mengungkapkan, pihaknya tidak ingin terlalu larut dalam isu yang berkembang di pusat.
Apalagi kepengurusan DPD DIY sendiri sampai saat ini masih menunggu pelantikan, sehingga sikap organisasi di daerah belum bisa diputuskan secara resmi.
"Isunya [di Jakarta] memang beredar. Tapi saya sendiri tidak tahu pastinya. Kepengurusan di DIY ini juga belum ada pelantikan," tandasnya.
Meski demikian, ia kembali menegaskan harapan besar agar proses di tingkat pusat menghasilkan keputusan yang terbaik bagi partai.
Baca Juga: Hujan Angin Kencang Guyur 3 Daerah di DIY, BPBD Laporkan Pohon Tumbang hingg Baliho Roboh
Termasuk bila ada nama sejumlah tokoh dari DIY yang berpotensi maju jadi kandidat ketum di pusat, seperti Ketua DPD Golar DIY periode 2020-2025, Gandung Pardiman.
Namun Lilik dengan jujur mengaku kasihan jika Gandung didorong maju untuk berkontestasi dalam pemilihan ketum Golkar.
Sebab, kondisi kesehatan Gandung yang tidak sepenuhnya prima saat ini.
"Saya ta'lim [belajar ilmu] sama beliau. Tapi kalau untuk maju di situ [jadi ketum Golkar], wong kemarin saja mau maju di DIY saya sudah kasihan, apalagi kalau harus di pusat. Dari sisi kesehatannya tentu lebih berat," ungkapnya.
Terkait kesiapan DPD DIY menghadapi Munaslub, Lilik menegaskan pihaknya belum mendapat informasi resmi.
Jadwal Munaslub yang akan digelar pun belum ada kepastian.
"Belum ada [jadwal munaslub]. Saya juga tidak mengerti. Mungkin bisa tanya Pak Singgih, karena yang terpilih sebagai ketua [DPD Golkar DIY] kemarin kan Pak Singgih. Informasinya katanya sudah beres, tapi sampai hari ini susunan kepengurusan belum dilantik, belum ditetapkan dan kami belum dapat info pasti," jelasnya.
Ia menyebut, kegiatan terdekat yang sudah terjadwal adalah bimbingan teknis (bimtek) Partai Golkar di Jakarta pada satu atau tiga bulan depan. Di luar itu, pihaknya menunggu arahan resmi dari DPP.
"Harapannya, siapapun yang terpilih bisa membesarkan Golkar. Kalau saya pribadi, yang penting bisa menjaga partai, membawa hubungan tetap baik, dan melanjutkan perjalanan organisasi. Mekanisme organisasi pasti ada dinamika, itu hal biasa. Jadi ya hanya bisa mendoakan yang terbaik, siapapun nanti yang jadi," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
BRI Raup Laba Rp57,132 Triliun, Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat