SuaraJogja.id - Kematian Diplomat Kementerian Luar Negeri Arya Daru Pangayunan (ADP) masih menjadi misteri.
Kekinian keluarga sang diplomat muda mengungkap fakta terbaru atas kasus tersebut.
Kuasa hukum keluarga Arya Daru, Nicolay Aprilindo mengungkapkan bahwa ponsel dan sosial media Instagram Arya Daru sempat kembali aktif beberapa waktu lalu.
Hal itu diketahui setelah istri Arya Daru sempat mencoba menghubungi kembali ponsel sang suami.
"Beberapa waktu yang lalu Instagram dari almarhum saat ini on padahal dikatakan hpnya hilang," kata Nicolay saat konferensi pers di Kota Jogja, Sabtu (23/8/2025).
"Dan salah satu fakta lainnya adalah istri atau keluarga dari almarhum itu mwncoba lagi mengirimkan pesan singkat lewat wa dan itu centang dua, berarti kan on kalau centang dua," tambahnya.
Padahal hingga kini belum ada informasi terkait kepolisian yang berhasil menemukan ponsel pribadi Arya Daru.
Ponsel pribadi itu bahkan tak ada dalam sederet barang bukti lain sudah berhasil diamankan dan ditunjukkan pada konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).
Dalam konferensi pers itu, polisi menyebut baru menemukan ponsel berjenis Samsung Note 9 milik korban.
Baca Juga: Misteri Kematian Diplomat Arya Daru: Keluarga Tolak Hasil Penyelidikan, Desak Otopsi Ulang!
Namun ponsel itu diketahui sudah lama tidak digunakan lagi.
Lebih lanjut, Nicolay belum memastikan lebih lanjut kapan waktu ponsel dan sosmed milik Arya Daru itu sempat aktif kembali.
"Kami mendapat informasi dari pihak keluarga terkait masalah ini untuk waktunya kami akan mendalami," tandasnya.
"Nah ini menjadi misteri juga dikatakan hp-nya hilang tapi kok bisa ada on di Instagram dan centang dua," imbuhnya.
Pihaknya meminta penyidik melakukan kembali pendalaman terkait hal ini.
Pasalnya sekarang ponsel Arya Daru sudah tak bisa dihubungi lagi.
"Kemudian saat ini setelah dicoba kembali sudah non aktif kembali," pungkasnya.
Ponsel Masih Hilang
Sebelumnya, Meta Bagus, selaku kakak ipar Arya Daru menyatakan bahwa hanya ada satu ponsel yang digunakan almarhum.
"Setahu kami satu [ponsel]," ucap Meta saat ditemui di rumah duka Banguntapan, Bantul, Selasa (29/7/2025) petang.
Meta turut membenarkan bahwa ponsel yang digunakan oleh Daru sehari-hari adalah Samsung S22 Ultra.
Adapun hingga kini tidak diketahui keberadaan ponsel tersebut.
Hanya diketahui bahwa ponsel tersebut terakhir digunaksn Daru saat berada di mal Grand Indonesia.
"Iya betul, yang belum diketemukan itu kan [Samsung] S22 Ultra ya, ya itu yang dipakai sama almarhum [Arya Daru]," tandasnya.
Kesimpulan Polisi
Adapun Arya Daru Pangayunan (39), diplomat Kementerian Luar Negeri RI ditemukan tewas terlilit lakban di kamar kos Gondia International Guesthouse, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (8/7/2025) lalu.
Berdasarkan penyelidikan, pihak berwenang menyimpulkan bahwa Arya Daru Pangayunan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Kesimpulan ini didasarkan pada beberapa temuan, termasuk hasil olah TKP dan analisis awal rekaman CCTV yang disebut tidak menunjukkan adanya orang lain yang masuk ke kamar korban sebelum peristiwa terjadi.
Polisi juga menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau perlawanan yang mengindikasikan adanya campur tangan pihak ketiga.
"Indikator kematian ADP mengarah pada meninggal tanpa keterlibatan orang lain [bunuh diri]," ujar Kombes Wira Satya Triputra selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/7/2025).
"Kami juga menyimpulkan belum ditemukan adanya peristiwa pidana," kata dia.
Berdasarkan pemeriksaan pemeriksaan labfor, tidak ditemukan adanya zat-zat berbahaya seperti racun dan narkoba yang ditemukan di tubuh jenazah diplomat muda itu.
Fakta lain yang diungkapkan oleh polisi, tidak ditemukan adanya sidik jari orang lain dari lakban yang membekap wajah Arya Daru.
Justru dugaan percobaan bunuh diri itu terungkap karena polisi menemukan adanya sidik jari yang identik dengan sidik jari korban pada lakban berwarna kuning tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
10 Persen Jalan di DIY Rusak Parah Jelang Lebaran, Polisi Ungkap Titik Paling Berbahaya!
-
Jadwal Imsakiyah di Jogja pada 27 Februari 2026, Lengkap dengan Waktu Salat
-
BRI Raup Laba Rp57,132 Triliun, Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026