SuaraJogja.id - Marsudi (44) warga Degan 1 RT 79/39 Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang menjadi korban pembacokan orang tak dikenal di pertigaan Padukuhan Ngemplak RT 79/26 Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan, Sabtu (1/2/2020) malam. Akibat pembacokan tersebut, korban yang diketahui saat ini tinggal di Dusun Grubug Desa Jatisarono Kecamatan Nanggulan itu menderita luka di kepala dan terpaksa dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Nanggulan.
Kapolsek Nanggulan, AKP Darsono ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan dari keterangan BP warga Nanggulan mengaku sebelum terjadi aksi pembacokan sempat berpapasan dengan tiga pemuda menggunakan sebuah motor matik di pertigaan Dusun Krinjing Lor.
"Tiba-tiba salah satu dari mereka meletuskan tembakan sebanyak satu kali," ujarnya.
Selain itu, ketiga pemuda tersebut juga sempat menghampiri warga yang tengah memasang lampu penerangan jalan di Jalan Grubug Jati Desa Sarono Kecamatan Nanggulan. Ketiga orang tersebut menghampiri warga di pinggir jalan dan sempat bertanya kepada warga yang sedang memasang lampu tersebut.
"Dari warga mengatakan kalau tiga orang yang berboncengan dengan satu sepeda motor ini bertanya apakah ada warga yang merupakan anak buah dari Gowok. Karena dijawab tidak ada, maka ketiganya langsung tancap gas,"ungkapnya.
Dari keterangan warga tersebut, sembari tancap gas ternyata ketiga pemuda tersebut juga melepaskan dua kali tembakan. Wargapun hanya diam menyaksikan peristiwa tersebut karena enggan memperpanjang persoalan.
Nampaknya usai menghampiri warga, ketiga pelaku tersebut melakukan pembacokan terhadap korban ketika mereka berpapasan dengan korban di pertigaan Desa Kembang. Tak hanya membacok korban, para pelaku juga memukul korban dengan menggunakan senjata api.
"Sampai sekarang kita masih lakukan penyelidikan peristiwa tersebut. Dan mendalami apakah benar senjata api atau bukan," terangnya.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Di Hadapan Warga Kulonprogo, Jokowi Izinkan Sertifikat Tanah Disekolahkan
Berita Terkait
-
Di Hadapan Warga Kulonprogo, Jokowi Izinkan Sertifikat Tanah Disekolahkan
-
Sofyan Jalil: Tanah di DIY yang Urung Terdaftar Sertifikat Hanya 10 Persen
-
Sebelum Bacok Istri Sirinya, Abdussalam Sempat Makan Siang Bersama
-
Presiden Jokowi Bakal Bagi-bagi 2.000 Sertifikat Tanah di Kulonprogo
-
Kecewa Masalah Burung, Deni Meradang sampai Bacok Kepala Tetangga
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Kades Curhat Harus Urus Kopdes hingga Program Lain Terabaikan, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY
-
Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai