SuaraJogja.id - Sebagian lahan Kantor Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman akan terdampak proyek jalan tol Jogja-Solo. Kendati demikian, Camat Depok Abu Bakar memastikan, kantor kecamatan tak akan pindah karena hanya di sedikit bagian depan kantor yang terdampak tol.
"Kantor tidak pindah, karena hanya 760 meter persegi yang terkena. Itu pun bagian depan. Itu juga statusnya tanah kas Desa Condongcatur," kata Abu Bakar, Jumat (7/2/2020).
Selain kantor kecamatan, halaman kantor Mapolda DIY juga terkena proyek strategis tersebut. Sementara itu, Hartono Mall, yang berada persis di depan Mapolda DIY, tidak terdampak tol.
Pasalnya, kata Abu Bakar kepada HarianJogja.com, jalan tol yang dibangun di kawasan tersebut berada di utara Ring Road.
Dirinya pun mengimbau agar warga segera melakukan balik nama sertifikat jika selama ini belum. Menurutnya, itu penting supaya proses pencairan ganti untung bisa lebih mudah.
"Kecamatan, notaris akan membantu untuk membantu proses balik nama sertifikat. Sebab, saat transfer disesuaikan dengan persil pemilik tanah," jelas Abu Bakar.
Ia menambahkan, seluruh proses ganti untung akan dilakukan tim appraisal. Berbeda dengan lahan milik pribadi, komunikasi untuk lembaga seperti kampus, yayasan, dan instansi lainnya dilakukan antarlembaga.
"Misalnya UPN, sekarang kan bukan yayasan lagi, tapi milik negara. Nanti prosesnya di Pusat," ujar dia.
Baca Juga: Enam WNI yang Terjangkit Virus Corona Dikabarkan Masuk Melalui Batam
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM
-
Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma
-
Difabel Harus Kesulitan Masuk Malioboro, Pemda Bongkar Desain Regol Ayom
-
PTN Borong Kuota Maba, Kampus Swasta Pilih Tampung Anak Korban Bencana Lewat Sego Berkat
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, BRI Catat Laba Rp31,2 Triliun hingga Semester I 2026