SuaraJogja.id - Seorang pengedar narkoba berinisial R (19) berhasil diamankan Polres Bantul. Dalam gelar perkara yang dilakukan, Selasa (11/2/2020), pelaku yang tergabung dalam jaringan pengedar narkoba tersebut juga punya riwayat sebagai pelaku klitih yang kerap meresahkan di wilayah Jogja dan sekitarnya.
KBO Sat Narkoba Polres Bantul, Iptu Langgeng Utomo mengungkapkan penangkapan R bermula dari tertangkapnya RHS alias Mieng warga Bausasran DN 3/1002 yang tinggal di Sendowo Block C 66 RT 04 RW 54 Desa Sinduhadi Kecamatan Mlati Sleman. RHA ditangkap Kamis (9/1/2020) sekira pukul 21.30 WIB di depan hotel The Fort Jalan Bugisan Tirtonirmolo, Kasihan Bantul.
Setelah dilakukan penggeledahan terhadap RHS ditemukan barang yang diduga narkoba berupa 3 (tiga) linting yang diduga lintingan tembakau Gorila dan 2 (dua) tablet pil Alprazolam. Dari hasil pengembangan, kemudian muncul nama R yang statusnya masih mahasiswa.
"Berdasarkan pengakuan barang tersebut didapat dengan cara membeli dari orang yang berbeda arahnya salah satunya ke R. Lalu pada Jumat kemarin kami berhasil menangkapnya,"ungkapnya, Selasa (11/2/2020) di lobi Mapolres Bantul.
Dari hasil pemeriksaan, ternyata selain mengedarkan tembakau gorila, R ternyata juga merupakan salah satu pelaku aksi kejahatan jalanan atau belakangan disebut klitih. R terlibat aksi kejahatan jalanan di empat tempat dan dengan korban yang berbeda. R mengkonsumsi narkoba untuk meningkatkan mentalnya.
R mengakui jika memang terlibat dalam sejumlah aksi kejahatan jalanan. Sebelum melakukan aksi kejahatan jalanan tersebut, ia selalu mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Karena menurutnya dengan mengkonsumsi obat-obatan terlarang tersebut ia semakin berani.
"Pokoknya semakin tinggi gitu,"ujarnya.
Dalam beraksi, ia sering melakukan secara beramai-ramai. Bersama lima orang temannya menggunakan tiga sepeda motor, mereka beraksi di sejumlah tempat. Sasarannya pun tidak ada yang pasti, siapa yang ditemui di jalan langsung diserang.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Polres Bantul Cokok Pelaku Klitih Sekaligus Pengedar Narkoba di Jogja
Berita Terkait
-
Polres Bantul Cokok Pelaku Klitih Sekaligus Pengedar Narkoba di Jogja
-
Ada 2 Macam, Klitih Individu Dinilai Lebih Bahaya dari Klitih Berkelompok
-
Home Industri Ganja Sintetis di Surabaya, Polisi Bekuk 13 Orang
-
Jogja Darurat Klitih, Teror Geng Pelajar Pemburu Eksistensi Semu
-
Sosiolog Kriminal UGM: Klitih Marak Lagi Karena Sedang Ada Rekruitmen
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit
-
Perajin Menjerit! Batik Indonesia Dibajak Vietnam, Merek Lebih Dulu Didaftarkan di Luar Negeri
-
Pameran PASSAGE: Jembatan Seniman Yogyakarta Menuju Panggung Prancis
-
Ketika SD Negeri di Jogja Kekurangan Murid, Guru Patungan demi Tetap Bisa Bermimpi
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah