SuaraJogja.id - Meski pada akhirnya seluruh penerbangan dari Bandara Internasional Adisutjipto akan dipindahkan ke Yogyakarta International Airport (YIA), para calon penumpang pesawat tak perlu khawatir tiket yang sudah dipesan jauh-jauh hari hangus. Pernyataan ini disampaikan Pemda DIY melalui akun resmi Instagram @humasjogja.
Di unggahannya, Selasa (11/2/2020), Pemda DIY membagikan infografis pemindahan penerbangan dari Bandara Adisutjipto (JOG) ke Bandara YIA. Menurut jadwal yang disertakan, penerbangan ke dalam dan luar negeri dari Bandara Adisutjipto akan dipindah ke YIA per 29 Maret 2020 mendatang.
Pada tanggal itu pula, Bandara YIA akan mulai beroperasi secara penuh. Rencana pemindahan ini, disebutkan Pemda DIY, merupakan tindak lanjut dari rapat progres proyek pembangunan YIA pada 10 Januari 2020.
Menurut keterangannya, semua penerbangan akan dipindah, kecuali untuk pesawat propeller dan penerbangan tak berjadwal seperti private jet. Kedua macam penerbangan itu tetap akan dilakukan di Bandara Adisutjipto.
Di samping pemindahan penerbangan, Pemda DIY juga memberi tahukan jadwal perubahan jam operasi YIA serta Bandara Adiutcjipto.
"Jam operasi Bandara YIA, yang semula 06.00-18.00 WIB, menjadi 24 jam, sementara Bandara Adisutjipto (JOG), yang semula 05.00-21.00 WIB, menjadi 05.00-18.00 WIB," tulisnya.
Berbagai pertanyaan pun diutarakan warganet terkait pemindahan penerbangan ini. Di antaranya soal tiket yang sudah dipesan jauh hari, di mana keberangkatan telah dijadwalkan dari Bandara Adisutjipto.
"Tiketku hangus nih," tulis @errypangestu.
Pemda DIY kemudian menjawab kekhawatiran warganet tersebut, dengan menuliskan, "Tenang saja lur, tiket yang dipesan jauh hari untuk penerbangan di Adisucipto akan switch over (dialihkan) ke bandara YIA. Jadi, tiketnya tidak hangus."
Baca Juga: Buku Pelajaran Sebut NU Radikal, Disdik Surabaya: Sekarang Sudah Dicabut
Sebelumnya SuaraJogja.id telah melaporkan, menurut Pelaksana Tugas Sementara (PTS) General Manager PT Angkasa Pura I Bandara YIA Agus Pandu Purnama, pihaknya berencana melaksanakan pemindahan penerbangan dari Bandara Internasional Adisutjipto ke YIA pada 29 Maret 2020 mendatang.
Ke depannya, YIA akan beroperasi selama 24 jam penuh setiap harinya. Sedangkan, Bandara Adisutjipto akan beroperasi selama 12 jam dan hanya melayani 16 pergerakan pesawat propeller dan 'general aviation'.
Pemda DIY juga menyiapkan beragam jenis transportasi menuju ke YIA. Moda transportasi yang disiapkan, salah satunya adalah kereta api, yang menghubungkan Stasiun Maguwo Yogyakarta hingga Stasiun Wojo Purworejo. Tiket kereta dipatok sebesar Rp 30.000 hingga Rp40.000.
Selain kereta, juga disediakan transportasi lain, seperti shuttle bus Damri dan taksi. Untuk bus Damri menuju bandara, dikenakan tarif sebesar Rp40.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sehat & Hemat Jadi lebih Mudah dengan Promo Spesial BRI di Signature Partners Groceries
- Sahroni Blak-blakan Ngaku Ngumpet di DPR saat Demo 25 Agustus: Saya Gak Mungkin Menampakan Fisik!
- Baru Sebulan Diterima, Bantuan Traktor untuk Petani Cianjur Malah Dijual Ketua Gapoktan
- Dilakukan Kaesang dan Erina Gudono, Apa Makna Kurungan Ayam dalam Tedak Siten Anak?
- Senang Azizah Salsha Diceraikan, Wanita Ini Gercep Datangi Rumah Pratama Arhan
Pilihan
-
Harga Emas Antam Makin Mahal, Hari Ini Dipatok Rp 1.964.000 per Gram
-
Driver Tewas Dilindas Rantis, Ojol Jarang Terlihat di Jalan Jakarta Hingga Ada Rencana 'Off Bid'
-
Driver Gojek Tewas Dilindas Mobil Rantis Polisi, GoTo Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Ledakan Followers! Klub Eropa Raup Jutaan Fans Berkat Pemain Keturunan Indonesia
-
Demo Hari Ini 28 Agustus: DPR WFH, Presiden Prabowo Punya Agenda Lain
Terkini
-
ITF Bawuran Genjot Kapasitas: Bakar Sampah Lebih Banyak, Biaya Juga Naik?
-
Profil Salsa Erwina, Perempuan Muda dari UGM yang Berani Tantang Debat Ahmad Sahroni
-
Guru Jadi 'Korban' Pertama? Terungkap Alasan Guru SMPN 3 Berbah Ikut Terpapar Keracunan Makanan Gratis
-
Trans Jogja Terancam? Subsidi Dipangkas, Bus Jadi Billboard Berjalan
-
Tragis! Warga Sleman Temukan Mayat Bayi di Bawah Pohon Beringin, Tali Pusar Belum Terpotong