Dewi mengakui jika angka bunuh diri di Gunungkidul cukup tinggi tiap tahunnya. Dari catatan Dinas Kesehatan, bunuh diri sering terjadi di Playen, Tanjungsari Gedangsari tetapi memang tidak bisa disamaratakan.
Menurut Dewi, penyebab orang bunuh diri tersebut ujungnya pasti depresi. Namun apa faktor penyebab terjadinya depresi, itulah yang perlu dicari. Jika selama ini pihaknya belum bisa melakukan kajian karena dokter jiwanya hanya satu dan dipakai untuk melayani warga Gunungkidul.
"Hanya ada di RSUD Wonosari, itupun hanya satu. Untuk melayani pasien saja sudah habis waktu, apalagi melakukan kajian,"keluhnya
Jika selama ini hal yang paling banyak dituding menjadi pemicu bunuh diri adalah karena sakit menahun. Namun setelah ditelurusuri, ternyata sakitnya tidak bermasalah hanya saja anaknya memang menyia-nyiakannya. Tetapi bisa jadi yang tidak tahan adalah anaknya, bagaimana perlakuan anaknya terhadap orangtua.
"Karena saya melihat ada anak yang memperlakukan orangtuanya sebagaimana mestinya,"terangnya.
Selain itu, pemicu bunuh diri itu juga ada karena kesendirian. Kesendirian itu sangat mudah memicu frustasi. Di Gunungkidul masih banyak orangtua hidup sendiri, anaknya jarang berkunjung ataupun sekedar menghubungi sehingga mudah putus asa
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Pasca Laka Air SMPN 1 Turi, Bupati Gunungkidul Panggil Para Pembina Pramuka
-
Ditegur Ibunda karena Belum Kerja, Jaelani Gantung Diri di Pohon Belimbing
-
Hilang Saat Tarik Jaring, Nelayan Pantai Grigak Ditemukan Meninggal
-
Terpeleset dari Tebing, Supardiyono Hilang Ditelan Ombak Pantai Grigak
-
Diduga Tabrak Kabel Menjuntai di Jalan, Nelayan Ngrenehan Tewas Terbakar
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation