SuaraJogja.id - Bandara baru Yogyakarta International Airport atau YIA yang dijadwalkan akan beroperasi penuh pada 29 Maret 2020 tidak terganggu oleh virus corona yang diumumkan positif di Indonesia.
Rencana operasi pemidahan seluruh operasi penerbangan dari Adisutjipto ke YIA tetap berjalan sesuai yang direncanakan.
Angkasa Pura I menargetkan, pada akhir Maret nanti sudah memindahkan seluruh aktivitas kebandaraan dari bandara lama Bandara Adisutjipto ke Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).
Taochid Purnomo Hadi selaku Project Manager Proyek Pembangunan YIA, mengatakan, pembangunan bandara YIA sudah mencapai 94 persen, dan hanya tinggal melakukan penyelesaian akhir dan beberapa bagian lain.
“Untuk pengaruh jadwal terhadap corona sendiri insya Allah engga ada. Kalau prinsip kan operasional harus berjalan sesuai dengan rencana,” kata Taochid, kepada wartawan di bandara YIA Selasa (3/3/2020).
Langkah kontingensi juga disiapkan apabila terdapat penumpang pesawat yang terdeteksi terjangkit virus corona.
Bandara YIA juga akan menyiapkan pemasangan thermal scanner dan fasilitas pendukung lain sebagai langkah antisipasi.
“Untuk penanganan virus corona sama seperti bandara-bandara lainnya, kita akan pasang thermal scanner, dan yang lainnya, petugas-petugas juga sudah disiapkan. Terus kalau ada potensi terhadap penumpang yang terdeteksi terjangkit penangannya itu seperti apa, itu semua sudah ada standar operasional prosedurnya,” ujar Taochid.
Taochid juga menyebutkan, target penyelesaian pembangunan fisik bandara YIA akan tetap rampung pada tanggal 14 Maret mendatang.
Baca Juga: Berjibaku dengan Pemain Persija, Gianluca Dapat Lima Jahitan di Kepala
Setelah pembangunan fisik selesai, selanjutnya akan dilakukan verifikasi oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, untuk kemudian hasilnya akan ditindak lanjuti sampai tanggal 28 Maret 2020.
“Pesawat yang terbang malam, yang biasanya tidur di Adisutjipto, sudah harus pindah tidurnya di YIA karena besok paginya di tanggal 29 Maret itu pesawat-pesawat pagi sudah terbangnya dari YIA bukan lagi dari Adisutjipto,” kata Taochid.
Berita Terkait
-
Perempuan Ini Modifikasi Plastik Kresek Jadi Masker, Netizen: Kreatif!
-
Viral Pria di Boyolali Bagikan Masker Gratis
-
Pemerintah Depok Ambil Tindakan Setelah Warganya Terkena Corona
-
Stok Masker di Jogja Menipis, Dinkes DIY Beri Pesan Ini
-
Virus Corona Bisa Kembali Setiap Musim Dingin Sebagai Bug Pembunuh Musiman
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah