SuaraJogja.id - Sebuah motor yang dikendarai Supri (51) tiba-tiba terbakar saat melintas di underpass Yogyakarta International Airport, Kapanewon Temon, Jumat (13/3/2020).
Motor Honda Kharisma yang bernomor polisi AB 4952 DF milik warga Purworejo, Jawa Tengah tersebut hangus lantaran tidak sempat dipadamkan.
Kapolsek Temon, Kompol Riyono, menerangkan insiden itu terjadi sekitar pukul, 06.15 WIB. Supri yang hendak pulang ke rumahnya di Purworejo, berkendara sendiri sehabis berjalan-jalan di kawasan Alun-alun Wates. Pria ber-KTP Sragen itu memilih pulang melewati jalur selatan yaitu lewat underpass YIA.
Beberapa saat setelah masuk ke dalam terowongan, mesin motornya tiba-tiba memercikan api. Dari situ, api yang mulanya kecil kemudian membesar hingga menghanguskan motornya.
"Pengendara melaju dari arah timur ke barat, kemudian di dalam terowongan tiba-tiba motornya keluar percikan api dari busi," kata Riyono ditemui awak media di Mapolsek Temon, Jumat siang.
Riyono mengatakan saat kepolisian mendatangi TKP, kondisi motor sudah hangus, hanya menyisakan rangka yang sudah menghitam. Beruntung tidak korban jiwa dalam peristiwa ini.
"Pas kejadian lokasinya memang sangat sepi, jauh juga dari permukiman warga, dan dari pantauan kami di situ juga tidak ada APR, sehingga motor tidak bisa diselamatkan," tuturnya.
Purwoko, personil pemadam kebakaran Kulon Progo, menyayangkan peristiwa itu. Karena pihaknya telat mendapat laporan sehingga upaya pemadaman tidak bisa dilakukan.
Pihaknya berharap agar masyarakat bisa segera melapor jika terjadi peristiwa kebakaran agar tim damkar Kulon Progo dapat segera melakukan pemadaman.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini Jumat 13 Maret 2020, Kulon Progo Waspada Hujan
"Kami ini standby 24 jam sehingga siap menangani peristiwa seperti itu, kalau ada kejadian bisa segera hubungi kami di 0274-775-113," ujarnya.
Berita Terkait
-
Kebut-kebutan di Underpass YIA, Sopir Mengaku Promosi Wisata Kulon Progo
-
Balapan di Underpass YIA Ternyata Syuting Film, Polisi Sita Surat Kendaraan
-
Underpass YIA buat Kebut-kebutan Mobil, Warganet Geregetan
-
Resmikan Underpass YIA, Jokowi Berharap Ekonomi DIY Meningkat
-
Tinjau Underpass YIA, DPRD DIY: Masih Ada PR
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat