SuaraJogja.id - Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau Coronavirus Disease (COVID-19) di Kabupaten Bantul, Yogyakarta meninggal dunia Rabu (18/3/2020). PDP bukan berasal dari Bantul melainkan berasal dari Bekasi, Jawa Barat, yang datang berkunjung ke Bantul.
"Ada kemarin [PDP meninggal dunia] tapi laporan resmi belum disampaikan ke kita," ungkap Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih ketika dihubungi, Kamis (19/03/2020) malam.
Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DIY tersebut, Dinkes DIY belum mendapatkan hasil laboratorium PDP tersebut dari Balitbangkes. Sehingga belum bisa menyimpulkan penyebab meninggalnya pasien yang diisolasi tersebut.
PDP tersebut ke Bantul diperkirakan dalam rangka pindah rumah sakit pada Sabtu (14/03/2020). Pasien yang dirawat di RSUD Panembahan Senopati tersebut berusia sekitar 75 tahun.
Dinkes DIY mencatat, sebanyak 37 orang masuk kategori PDP dan diisolasi di empat rumah sakit rujukan hingga Kamis (19/03/2020) sore. Sebanyak 15 PDP dinyatakan negatif Covid-19, empat lainnya positif Covid-19.
"Sedangkan sisanya 18 orang masih dalam proses," imbuhnya.
Suarajogja.id tidak akan pernah bosan untuk mengingatkan, apabila anda atau orang terdekat anda mengalami gejala virus corona di Jogja, segera hubungi hotlink 0274 555585 dan 0811 2764 800. Tetap jaga kesehatan dan tidak perlu panik.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Hoaks Tes Corona di RSUA Jutaan Rupiah, Ini Penjelasan Rumah Sakit Unair
Berita Terkait
-
Polemik Jamaah Salat Jumat di Tengah Corona, Begini Pendapat Dosen UIN
-
Masjid Jami Wates Akan Tetap Gelar Salat Jumat, Jemaah Bawa Sajadah Sendiri
-
Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Akhirnya Tutup Selama 9 Hari
-
Update Corona di Jogja: 4 Pasien Positif, 18 PDP Tunggu Hasil Uji Lab
-
Pasien Positif Corona Kedua Diketahui Tinggal di Ngaglik, Ini Imbauan Camat
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Fakta Persidangan: Hakim Ungkap Dana Hibah untuk Masyarakat, Tak Ada Bukti Sri Purnomo Ambil Manfaat
-
Ironi Surplus Telur, UGM Peringatkan Risiko Investasi Asing Ancam Peternak Lokal
-
Kinerja BRI 2026: Laba Rp15,5 Triliun Naik 13,7% Pada Triwulan Pertama
-
Hujan Deras Disertai Angin Puting Beliung Terjang Sleman, Atap Rumah Beterbangan dan Pohon Tumbang
-
Sultan Jogja Heran Sadisnya Ibu-ibu Pengasuh Daycare Little Aresha, Perintahkan Tutup Daycare Ilegal