SuaraJogja.id - Dampak virus Corona (Covid-19) mulai dirasakan oleh pengelola Gua Kiskendo, jumlah wisatawan yang datang menurun drastis dibandingkan dengan sebelumnya.
Gua Kiskendo adalah salah satu objek wisata yang cukup dikenal di Yogyakarta, berlokasi di Desa Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo.
Dikatakan oleh pengelola Gua Kiskendo, Suisno, merebaknya virus corona menyebabkan kunjungan menjadi turun drastis, bahkan tergolong sepi. Tidak hanya kunjungan ke Gua Kiskendo saja,namun juga kunjungan wisata ke Desa Jatimulyo.
"Penuruan sangat drastis, pokoknya wisata untuk umum atau yang ada hubungan dengan wisata orang ke orang yang jelas mengalami penurunan secara drastis," kata Suisno, saat dihubungi pda Sabtu, (21/3/2020).
Menurut penuturan Suisno, di hari biasa kunjungan di lokasi tersebut bisa mencapai ratusan orang dalam sehari, tapi sekarang bahkan tak lebih dari 30 orang.
Lebih jauh, sebelum virus corona menjangkit Indonesia, jumlah pengunjung bisa mencapai 500-an orang dalam sehari. Tapi, akhir-akhir ini tak lebih dari setengahnya saja.
"Secara presentase ya memang turun hampir 60% kunjungan yang datang," tegasnya.
Suisno mengungkapkan, belum ada imbauan terkait menutup objek wisata tersebut. Imbauan sementara masih sekadar untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan diri untuk para wisatawan yang berkunjung.
Pihaknya sendiri sudah menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun di area Gua Kiskendo.
Baca Juga: Pamer Stok Es Krim Bejibun di Kulkas, Warganet Ini Panen Kritikan
Goa ini memiliki kisah-kisah yang menyertainya, hingga menambah daya tarik objek wisata ini. Goa Kiskendo konon sudah ditemukan 2 abad silam. Para leluhur terdahulu memanfaatkan goa ini untuk mencari ketenangan batin dan pencerahan lewat bertapa.
Berita Terkait
-
Update COVID-19, Satu PDP Corona di RSUD Wates Balita Umur 4 Bulan
-
Update Corona di Jogja: 1 Pasien Positif Sembuh, 1 PDP Meninggal
-
Masalah Salat Jamaah Kala Corona, Pengasuh Rumaysho Sarankan Hal Ini
-
Terdampak Corona, Nilai Ekspor dari Kabupaten Bantul Menurun
-
UPDATE: Balita Positif Corona di Yogyakarta Dinyatakan Sembuh
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Tren Kasus DBD di Kota Yogyakarta Menurun, Pengendalian Tetap Jadi Prioritas
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
MUI DIY Terbitkan Seruan Jelang Ramadan 1447 H, Soroti Potensi Perbedaan Awal Puasa
-
Menjelajahi Kekayaan Rasa Durian Lokal: 7 Varietas Unggulan Asli Indonesia
-
7 Fakta Pembunuhan Eks Sekjen Pordasi di Gumuk Pasir Bantul Yogyakarta, Bisnis Gagal Hutang Menumpuk