SuaraJogja.id - Salah satu pasien positif corona di Provinsi DI Yogyakarta dinyatakan sembuh. Pasien tersebut adalah balita berusia 3 tahun yang sebelumnya dinyatakan positif Coronavirus Disease (COVID-19). Pasien ini diketahui dirawat di RSUP Dr Sardjito sejak 9 Maret 2020 lalu.
"Kasus pertama [pasien positif COVID-19] dinyatakan sembuh," ujar Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih ketika dihubungi, Jumat (20/03/2020).
Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DIY tersebut, pasien dalam kondisi sehat saat ini. Sehingga balita tersebut sudah diperbolehkan pulang oleh rumah sakit rujukan.
Kepulangan ini menyusul kedua orang tuanya yang dinyatakan negatif corona. Kedua orang tua dari balita tersebut masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan sebelumnya sudah diijinkan pulang dari ruang isolasi.
Meski sudah dinyatakan sembuh dan boleh pulang, pasien masih harus mengikuti isolasi mandiri dalam pengawasan rumah sakit rujukan. Hal tersebut guna memantau kondisi terkini dari kesehatan pasien.
"Meski diperbolehkan pulang kemarin [kamis] sore, pasien terus diperkuat imunitas tubuhnya. Sudah diberikan edukasi dan masih dalam pemantauan dari rumah sakit rujukan," ujarnya.
Berty menambahkan, kesembuhan pasien tersebut akan disosialisasikan ke masyarakat. Sehingga bisa menjadi edukasi masyarakat untuk meningkatkan imunitas dan pola hidup sehat.
"Serta tetap mengikuti himbauan pemerintah untuk membatasi diri berkumpul dan keluar rumah," ungkapnya.
Sementara Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan mengungkapkan, balita sudah pulang pada Kamis sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Baca Juga: Masjid di Depok Persingkat Jumatan, Jemaah Wajib Jaga Jarak Saf Salat
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DIY yang dihimpun dari RS Rujukan COVID-19 di wilayah DIY per Jumat (20/03) pukul 11.00 WIB. Saat ini, jumlah pasien terindikasi virus corona yang sudah diperiksa ada 37 orang. Dari jumlah tersebut, 3 orang dinyatakan positif, 15 orang dinyatakan negatif, dan 17 orang lainnya masih menunggu hasil uji laboratorium pusat.
Dalam keterangan yang disampaikan Humas Pemda Yogyakarta melalui akun twitter @humas_jogja, saat ini pemeriksaan sampel pasien suspect COVID-19 sudah dapat dilakukan di DI Yogyakarta melalui Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP), Bantul.
Apabila anda atau orang terdekat anda mengalami gejala virus corona di Jogja, segera hubungi nomer 0274 555585 atau 0811 2764 800. Tetap menjaga kebersihan sesuai dengan arahan pemerintah serta jaga kesehatan dan tidak perlu panik.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Tetap Digelar Meski Merebak Corona, Labuhan Merapi Diadakan Tanpa Hiburan
-
BREAKING NEWS: Satu PDP COVID-19 di Kabupaten Bantul Meninggal Dunia
-
Polemik Jamaah Salat Jumat di Tengah Corona, Begini Pendapat Dosen UIN
-
Pasien Positif Corona Kedua Diketahui Tinggal di Ngaglik, Ini Imbauan Camat
-
Waspada Corona, Bupati Sleman: UNBK Dilaksanakan Sesuai dengan Protap WHO
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Garin Nugroho Singgung Peran Pemerintah: Film Laris, Ekosistemnya Timpang
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai