SuaraJogja.id - Sebagian besar wilayah Jogja dipresidksi akan diguyur hujan petir pada Rabu (25/3/2020) siang, seperti dijabarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Klimatologi (BMKG Staklim) Mlati, Sleman, Yogyakarta dalam prakiraan cuaca Jogja hari ini Rabu 25 Maret 2020.
Seluruh Kota Yogyakarta diperkirakan diguyur hujan petir pada sekitar pukul 13.00 WIB, kemudian hujan mereda menjadi hujan sedang pada sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, hingga malam sekitar pukul 19.00 WIB, cuaca belum cerah karena masih akan terjadi hujan lokal. Diperkirakan baru pada sekitar pukul 22.00 WIB hujan reda, dan cuaca berubah menjadi berawan.
Sementara itu di Kabupaten Sleman, pada jam yang sama, hujan lokal mengguyur Berbah, Kalasan, dan Prambanan; hujan lebat di Cangkringan, Depok, Ngaglik, Ngemplak, dan Pakem; serta hujan petir di kecamatan lainnya. Pada sekitar pukul 16.00 WIB, hujan petir bertahan di Minggir dan Moyudan, sedangkan di Depok dan Ngaglik hujan lebat, sementara di wilayah lainnya hujan sedang.
Di malam hari pada sekitar pukul 19.00 WIB, seluruh wilayah Sleman hujan lokal, kecuali Moyudan, yang hanya berawan. Setelah itu, cuaca seluruh wilayah Sleman sama -- berawan.
Tak hanya Jogja dan Sleman, di jam yang sama, hujan petir juga akan melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Gunungkidul: Gedangsari, Nglipar, Paliyan, Panggang, Plyane, Purwosari, Saptosari, Semanu, dan Wonosari. Sementara itu, di kecamatan lainnya hanya hujan lokal.
Hujan petir masih terjadi di Paliyan hingga sekitar pukul 16.00 WIB. Pada waktu bersamaan, di Patuk hujan sedang, dan di Girisubo, Panggang, Purwosari, Saptosari, Tanjugnsari, dan Tepus hujan saja. Di kecamatan lainnya, hujan lebat mengguyur.
Setelah hujan sedang, hingga sekitar pukul 19.00 WIB Patuk hujan lokal, berbeda dari kecamatan lainnya, yang berawan. Baru pada skeitar puku 22.00 WIB, sama seperti wilayah lain, Patuk juga berawan.
Selama di Jogja, Sleman, dan Gunungkidul banyak wilayah yang mengalami hujan petir, di Kabupaten Bantul hanya Kecamatan Dlingo, Kasihan, Sedayu, dan Sewon. Saat itu wilayah lainnya di Bantul hujan lokal. Kemudian pada sekitar pukul 16.00 WIB, hujan petir di Dlingo masih belum reda; Bambanglipuro, Kretek, Sanden, dan Srandakan hujan; dan kecamatan lainnya hujan sedang.
Pada sekitar pukul 19.00 WIB, hujan lokal hanya terjadi di Banguntapan, Kasihan, Piyungan, Pleret, Sedayu, dan Sewon; yang lainnya berawan. Cuaca berawan ini kemudian diperkirakan akan menyelimuti seluruh wilayah Bantul di malam hari.
Baca Juga: Tak Ada Pertandingan, Indra Sjafri Minta Pesepakbola Indonesia Tetap Bugar
Tak jauh berbeda, hujan petir juga mengguyur sebagian kecil Kabupaten Kulon Progo pada siang ini, yaitu di Girimulyo, Kalibawang, Nanggulan, dan Samigaluh. Sementara itu, Galur dan Lendah hanya hujan lokal; kecamatan lainnya hujan lebat.
Hujan petir di keempat kecamatan diprediksi akan turun sampai sekitar pukul 16.00 WIB, sedangkan di Galur dan Kokap pada waktu tersebut hanya hujan; yang lainnya hujan lokal. Pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB, hampir se-Kulon Progo berawan, kecuali di Kalibawang dan Samigaluh, di mana hujan lokal masih mengguyur. Sama seperti wilayah lainnya di DIY, pada larut malam setelahnya, cuaca berawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Disebut Zalim dan Salah Kamar: Pakar Hukum Sindir Jaksa Perlu Kuliah Lagi dalam Perkara Sri Purnomo
-
Pakar Hukum UI Sebut Kasus Dana Hibah Pariwisata Tidak Bisa Jerat Sri Purnomo, Ini Penjelasannya
-
Gamis Bini Orang dan Sultan Laris Manis Jelang Lebaran, Penjualan di Jogja Naik hingga 70 Persen
-
Ahli Tegaskan Tanggung Jawab Dana Hibah Pariwisata Ada pada Tim Pelaksana, Bukan Sri Purnomo
-
Minimalisir Kasus Keracunan MBG, DIY Kembangkan Sistem Teknologi Simetris Berbasis AI dan IoT