SuaraJogja.id - Yogyakarta International Airport (YIA) rencananya akan segera beroperasi penuh, Minggu (29/3/2020) besok. PT Angkasa Pura I berencana akan memindahkan semua penerbangan dari Bandara Internasional Adisutjipto ke YIA. Meski begitu, merebaknya virus corona dipastikan berdampak pada sejumlah jadwal penerbangan.
Direktur PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi mengungkapkan, saat ini ada 32 movement (pergerakan) penerbangan di YIA. Rencananya pada operasional penuh nanti akan ada 136 movement yang dipindahkan dari Bandara Adisutjipto ke YIA. Sehingga total ada 168 movement di yang akan beroperasi di bandara YIA.
"Tetapi karena coronavirus, setidaknya ada 53 movement yang membatalkan jadwal mereka di YIA, maka untuk sementara hanya ada 135 movement," tutur Faik saat teleconference dengan awak media, Sabtu (28/3/2020).
Sementara, hingga kini rute internasional masih ditutup untuk sementara. Dua maskapai yang sebelumnya beroperasi di Adisutjipto yaitu Silk Air dan Air Asia tujuan Malaysia dan Singapura dipastikan akan menghentikan sementara penerbangan dari 20 Maret 2020 sampai 11 mei 2020.
Menurut Faik, 53 movement penerbangan tersebut membatalkan jadwal mereka saat YIA beroperasi besok karena dampak virus corona yang menyebabkan penurunan jumlah penumpang cukup drastis.
Sebelumnya dikabarkan, YIA akan mulai beroperasi penuh pada hari Minggu (29/3/2020). Seluruh penerbangan di Bandara Internasional Adisutjipto mulai dipindahkan ke YIA. Nantinya, YIA akan beroperasi selama 24 jam mulai tanggal 29 Maret 2020.
Pembatalan penerbangan tersebut adalah inisiatif dari maskapai akibat dari penurunan jumlah penumpang yang cukup signifikan. Ia menambahkan, apabila memaksakan untuk tetap terbang, bisa mengakibatkan kerugian.
"COVID-19 ini memang mempengaruhi jumlah penumpang," tutur dia.
Faik menyebutkan, biasanya jumlah penumpang yang datang dan berangkat dari YIA mencapai 18 ribu per hari. Namun dalam 3 hari terakhir hanya 7.000-8.000 perhari.
Baca Juga: PT LIB Tetap Siapkan Rencana Jika Liga Bisa Bergulir Lagi Juli 2020
"Pembatalan penerbangan tersebut tergantung kebijakan masing-masing maskapai. Dan untuk penerbangan internasional, sebenarnya sudah ada beberapa maskapai yang berkeinginan melakukan penerbangan langsung ke YIA, namun sementara tertunda karena merebaknya Covid-19," ujarnya.
Meski begitu, Faiq menegaskan operasi penuh tetap akan dilaksanakan hari Minggu (29//3). Penerbangan pertama akan dilaksanakan oleh Batik Air. Sementara, untuk kedatangan pertama oleh Lion Air.
"Di Adisutjipto akan tetap beroperasi untuk pesawat propeler,"ujarnya.
Kendati semua penerbangan bandara Adisutjipto dipindahkan ke YIA, namun Bandara Adisutjipto masih akan tetap beroperasi di bawah pengelolaan manajemen PT Angkasa Pura I.
Hingga saat ini penerbangan yang beroperasi di Bandara Adisutjipto dengan pesawat propeler adalah Trans Nusa, Wings Air dan Citilink. Disinyalir, perpindahan penerbangan ke YIA memberi kesempatan penambahan penerbangan dengan pesawat propeler.
"Kami sudah menerima permohononan penerbangan baru dari Citilink dan Trans Nusa. Citilink akan menambah 11 movement dan Trans Nusa akan menambah 11 movement sehingga total 29 pergerakan pesawat baling-baling," paparnya.
Berita Terkait
-
Cegah Sebaran Virus Corona, Transmart Mall Maguwo Pastikan Tutup
-
Sterilkan Kantor Gubernur, BLPT DIY Produksi Bilik Disinfektasi
-
Dua PDP di DIY Meninggal, Pasien Positif Covid-19 Tambah Satu Pasien
-
Usai 12 Hari Pemberlakuan WFH Ternyata Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat
-
Cegah Corona, Semua Penumpang di Terminal Jombor Didata dan Diperiksa
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas
-
Geger Temuan Mayat dalam Mobil BRV di Sleman, Korban Sempat Hilang Kontak Selama Satu Bulan
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000