SuaraJogja.id - Hujan dengan intensitas bervariasi antara rendah hingga yang disertai petir diperkirakan akan mulai turun di DIY pada Senin (30/3/2020) siang ini. Kondisi ini diajabarkan dalam prakiraan cuaca hari ini, Senin 30 Maret 2020 menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Klimatologi (BMKG Staklim) Mlati, Sleman, Yogyakarta.
Pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB diperkirakan seluruh Kota Yogyakarta diguyur hujan dengan intensitas rendah, lalu meningkat menjadi hujan sedang pada sekitar pukul 16.00 WIB. Hujan diperkirakan reda pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB, di mana cuaca berubah menjadi berawan.
Sementara itu di Kabupaten Sleman, pada jam yang sama, hujan akan mengguyur Berbah, Kalasan, Moyudan, dan Prambanan, sedangkan di Cangkringan, Gamping, Godean, Ngemplak, dan Pakem hujan sedang; Depok, Minggir, dan NNgaglik hujan lebat; dan kecamatan lainnya hujan petir. Pada sekitar pukul 16.00 WIB, hujan petir yang sebelumnya melanda Mlati, Seyegan, Sleman, Tempel, dan Turi akan berubah menjadi hujan lebat saja, seperti di Gamping dan Godean.
Di saat yang sama, hujan petir akan mengguyur Cangkringan, Cangkringan, Depok, Minggir, Moyudan, Ngaglik, Ngemplak, dan Pakem. Di kecamatan lainnya, yakni Berbah, Kalasan, dan Prambanan, hujan sedang. Diperkirakan pada sekitar puku 19.00 WIB hujan di sebagian Sleman reda, dan cuaca menjadi berawan, kecuali di Cangkringan, Depok, Mlati, Ngaglik, Ngemplak, Pakem, Seyegan, Sleman, Tempel, dan Turi, yang hujan dengan intensitas rendah.
Berbeda dari Sleman, hujan di sebagian besar Kabupaten Gunungkidul berintensitas rendah; hanya Gedangsari, Nglipar, Playen, Semanu, dan Wonosari yang hujan sedang. Namun, pada sekitar pukul 16.00 WIB hujan di Gedangsari, Nglipar, Paliyan, Playen, Semanu, dan Wonosari meningkat jadi lebat; Karangmojo, Ngawen, Patuk, Ponjong, Rongkop, dan Semin hujan sedang; dan lainnya hujan saja. Hingga sekitar pukul 19.00 WIB hujan masih turun di Girisubo, Panggang, Purwosari Saptosari, Tanjungsari, dan Tepus, sedangkan wilayah lainnya berawan.
Cuaca yang tak jauh berbeda juga diprediksi terjadi di Kabupaten Bantul. Mayoritas kecamatan di Bantul diguyur hujan dengan intensitas rendah pada sekitar pukul 13.00 WIB, tetapi di Kasihan dan Sedayu hujan sedang. Lalu, hujan sedang turun di Banguntapan, Piyungan, Pleret, dan Sewon pada sekitar pukul 16.00 WIB, saat Bambanglipuro, Kretek, Sanden, dan Srandakan hujan biasa, dan kecamatan lainnya hujan lebat.
Di malam hari sekitar pukul 19.00 WIB, tinggal Bambanglipuro, Kretek, Sanden, dan Srandakan yang masih hujan, sementara wilayah lainnya berawan.
Di sisi lain, hujan lebat mengguyur Kecamatan Kalibawang dan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo pada sekitar pukul 13.00 WIB, ketika hujan biasa turun di kecamatan lainnya. Namun pada sekitar pukul 16.00 WIB, hujan petir melanda Girimulyo, Kalibawang, Nanggulang, dan samigaluh. Saat itu wilayah lainnya hujan biasa.
Kemudian, hujan reda pada sekitar pukul 19.00 WIB, tetapi hujan berintesitas rendah masih awet di Galur, Lendah, Temon, Wates, dan Panjatan.
Baca Juga: Prediksi Cuaca 29 Maret 2020: Waspada Hujan Petir di Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha