SuaraJogja.id - Makin hari, makin banyak warga yang menyadari pentingnya menjaga jarak satu sama lain untuk menekan angka penularan COVID-19, yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2. Bahkan, warga di dusun serta pelabuhan Kulon Progo melakukan lockdown mandiri.
Kendati demikian, mantan Ketua BEM UGM Atiatul Muqtadir menilai, social distancing saja tidak cukup karena tak semua patuh, sehingga ia mendesak pemerintah untuk membuat kebijakan yang jelas dan rinci soal karantina wilayah. Desakan juga disampaikan TRC BPBD DIY untuk Kemenkes serta Dinkes DIY terkait keterbukaan informasi COVID-19.
Tak hanya itu, penyemprotan disinfektan juga menjadi perhatian sejak dilakukan banyak warga. Padahal, penyemprotan berlebihan bisa membawa dampak buruk menurut seorang guru besar UGM.
Selain berita soal corona, dimulainya operasi penuh YIA pada Minggu ini juga cukup mencuri perhatian pembaca. Berikut 5 berita terpopuler SuaraJogja.id, Minggu (29/3/2020) kemarin:
1. Social Distancing Tak Efektif, Eks Presma UGM: Karantina Wilayah Sesuai UU!
Eks Presiden Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (Presma UGM) M Atiatul Muqtadir alias Fathur meminta pemerintah untuk mencegah makin meluasnya penyebaran corona dengan segera membuat kebijakan karantina wilayah alih-alih sekadar menggerakkan kampanye social distancing. Ia menyampaikannya dalam sebuah tulisan berjudul "Karantina Wilayah: Pil pahit yang harus ditelan", yang ia bagikan di Twitter, Sabtu (28/3/2020).
Pada cuitannya, Ketua BEM UGM 2019 ini menggarisbawahi dua poin penting dalam tulisannya: social distancing tidak efektif karena hanya kampanye dan pemerintah perlu membuat kebijakan tegas, rinci, dan jelas soal karantina wilayah yang telah diatur UU.
2. Beroperasi Penuh, Bandara YIA Kulon Progo Gunakan Virtual Customer Service
Baca Juga: 2,5 Juta WNI Berpotensi Tertular Covid, Jika Tak Ada Intervensi Pemerintah
Yogyakarta International Airport, atau Bandara YIA, di Kulon Progo beroperasi secara penuh mulai, Minggu (29/3/2020). PT Angkasa Pura I (Persero) pun menyiapkan sejumlah fasilitas untuk mengantisipasi penularan COVID-19. Salah satunya dengan virtual customer service.
Selain menerapkan social distancing atau menjaga jarak antar-individu di tempat umum bagi para penumpang, virtual customer service ini diterapkan bagi petugas customer service yang biasanya berjaga dan berhadapan langsung dengan penumpang.
3. TRC BPBD DIY Desak Kemenkes: Kunci Melawan Wabah Itu Keterbukaan Informasi!
Terbatasnya informasi dari pemerintah soal COVID-19 menjadi kendala bagi Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (TRC BPBD DIY) untuk turut menangani wabah penyakit yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2 itu. TRC BPBD DIY pun mendesak Kemnterian Ksehatan (Kemenkes) dan Dinas Kesehatan (Dineks) DIY supaya terbuka dalam memberikan informasi.
Dalam cuitan pada Sabtu (28/3/2020), @TRCBPBDDIY mengungkapkan sulitnya mendapat akses informasi untuk menentukan permukiman yang terpapar virus corona. Padahal, informasi tersebut diperlukan supaya upaya dekontaminasi dapat dilakukan dengan segera dan tepat sasaran.
Berita Terkait
-
Beroperasi Penuh, Bandara YIA Kulon Progo Gunakan Virtual Customer Service
-
Pelabuhan dan Dusun di Kulon Progo Lockdown Mandiri, Pintu Masuk Dijaga
-
Social Distancing Tak Efektif, Eks Presma UGM: Karantina Wilayah Sesuai UU!
-
YIA Operasi Penuh, 53 Pergerakan Penerbangan Dibatalkan Akibat Corona
-
Mulai 29 Maret Seluruh Penerbangan di Bandara Adisutjipto Pindah ke YIA
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
Kongres 3 Organisasi Kedokteran, Satukan Visi Hadapi Tantangan Penyakit Pencernaan dan Hati
-
GEMPAR Dorong Pasar Kebonagung Berkembang sebagai Destinasi Wisata Kuliner
-
Menjangkau yang Terpencil, Mantri BRI Layani Toraja Utara