SuaraJogja.id - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso melaporkan data terbaru Minggu (12/4/2020) pukul 16.30 WIB terdapat tiga pasien baru yang dikonfirmasi positif virus corona.
"Hari ini pasien terkonfirmasi positif tambah tiga orang. Dengan riwayat perjalanan dari luar daerah," kata pria yang akrab disapa Oki tersebut.
Ia menjelaskan, tiga orang pasien positif COVID-19 tersebut adalah satu keluarga asal Kasihan Bantul. Sebelumnya, ketiga pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta.
Oki mengatakan bahwa ketiganya melakukan perjalanan ke Jakarta karena salah satu diantaranya tengah menderita sakit yang tidak bisa disebutkan.
"Yang pasti di Jakarta bukan pengobatan COVID-19," kata Oki menegaskan.
Tiga orang tersebut masing-masing adalah, Laki-laki berusia 53 tahun, Perempuan berusia 50 tahun dan Laki-laki berusia 22 tahun.
Dengan tambahan tiga orang positif COVID-19 ini, saat ini tercatat tujuh orang di Bantul yang dinyatakan positif virus corona.
Tujuh orang pasien tersebut tersebar di beberapa rumah sakit rujukan di Yogyakarta. Dua diantaranya dirawat di RSUD Panembahan Senopati. Satu orang di RS PKU Muhammadiyah Bantul, satu orang di RSUP dr. Sardjito, satu orang di RSPAU Hardjolukito, sedangkan dua lainnya di RSUD Jogja dan RSUD Sleman.
Melansir data yang dibagikan Pemkab Bantul melalui akun Instagram mereka, terdapat 668 ODP, 137 PDP telah diperiksa dengan 63 PDP dinyatakan negatif dan diizinkan pulang. Sementara, 5 pasien yang masih dalam uji laboratorium dinyatakan meninggal dan 1 pasien positif diinyatakan meninggal.
Baca Juga: Tiga Alasan Pemerintah Setujui Penerapan PSBB di Tangerang Raya
Oki berpesan agar masyarakat tetap menjaga jarak dan tidak melakukan pengucilan atau stigmatisasi kepada ODP, PDP, maupun orang dalam perjalanan.
"Jaga situasi kondusif agar kita bisa berhati-hati dan waspada," kata Oki.
Berita Terkait
-
Ikuti Rapid Test, Dua Warga Panggungharjo Dinyatakan Positif Corona
-
Patroli Kerumunan, Satgas COVID-19 Desa Bantul Temukan Remaja Kesurupan
-
Pemkab Bantul Siapkan Tempat Tinggal Sementara Bagi Tenaga Medis COVID-19
-
Update Corona 11 April 2020 di Jogja: 41 Positif, 13 Sembuh, 26 Meninggal
-
Terdampak Corona, Cilok Dagangan Puput Pernah Ditolak Masuk Kampung
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais