SuaraJogja.id - Semenjak ditemukannya kasus pertama positif virus corona di Indonesia, pemerintah segera mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kesehatan dan mencuci tangan secara berkala.
Kekinian, pemerintah juga meminta masyarakat untuk menjaga jarak dan tetap di rumah sementara waktu. Beraktivitas di luar boleh dilakukan benar-benar terpaksa dan dalam keadaan darurat.
Namun, nampaknya imbauan untuk tetap di rumah kini mulai terkesan disepelekan oleh beberapa orang. Beberapa hari terakhir, bahkan terpantau lalu lintas di Yogyakarta semakin ramai bila dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.
Disinyalir hal ini terjadi karena warga yang semakin membutuhkan pendapatan guna memenuhi kebutuhan, selain itu berdiam diri di rumah nampaknya membuat sebagian orang jenuh.
Seperti yang disampaikan akun twitter @titiknol_jogja pada hari Senin (20/4/2020), bukannya mengurangi interaksi di luar rumah. Petugas malah menemukan segerombol pesepeda nongkrong di sekitar titik nol Jogja.
Petugas yang mengetahui hal tersebut langsung mengingatkan dan mengimbau kepada warga untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.
"Mohon maap, belum saatnya nongkrong ya gaesss, klo capek nggenjot istirahat di rumah saja," ujar akun @titiknol_jogja.
Unggahan akun twitter ini mengundang reaksi yang beragam dari netizen twitter. Tidak jarang, mereka menyayangkan kelakuan warga yang tetap melakukan gowes di tempat-tempat umum di tengah wabah pandemi corona.
"Sukanya semaunya sendiri," ujar @Ricorianprtm.
Baca Juga: Viral! Petugas Bentak Karyawati saat Corona: Saya Bisa Penjarakan Kamu!
Sementara, ada pula yang geram dan mempertanyakan maksud mereka bersepeda di tengah wabah. Padahal, berolahraga bisa juga dilakukan di rumah.
"Orang kok ngeyel," tulis akun @musyaffa2013.
Wah, sayang sekali ya. Seharusnya, wong Jogja bisa jadi contoh untuk warga dari daerah lain. Bukan malah asik-asikan gowes do tengah pandemi, tanpa masker pula. Bukannya dapat badan sehat, malah bikin repot tenaga medis nantinya. Olahraga, di rumah saja.
Berita Terkait
-
Postingan Lamanya Viral, Raisa Andriana Bikin Heboh Tanya Soal Bulu Ketiak
-
Ajarkan Berbagi Lokasi di WhatsApp ke Ibunya Ini Malah Bikin Ngakak
-
Masuk Jalur Mobil dan Pukul Spion Truk, Pesepeda ini Kena Karma Instan
-
Rombongan Pesepeda Paksa Masuk Wisata Watugupit, Netizen: Wabah Ngeyel!
-
Gaya Unik Lelaki Ini Menghibur Tetangganya di Tengah Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja
-
Permintaan Les UTUL UGM di Jogja Nyaris Setara UTBK, Edufio Jalankan Keduanya
-
Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ash-Sholihah, Kanwil Kemenag DIY Layangkan Surat Peringatan
-
Ponpes Ash-Sholihah Buka Suara Terkait Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Pengurusnya
-
Soroti Isu Ketahanan Pangan, Ratusan Mahasiswa Lintas Kampus Ikuti Forum Rembuk Pangan di Jogja