SuaraJogja.id - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso menyampaikan data terbaru Kamis (23/4/2020) ada dua orang pasien positif covid-19 yang dinyatakan sembuh. Keduanya merupakan warga Kasihan, Bantul.
Masing-masing yakni Laki-laki berusia 73 tahun pasien positif nomor 14 yang dirawat di RS Bethesda dan laki-laki berusia 23 tahun pasien nomor 7 yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Bantul.
Joko menjelaskan, bahwa pasien yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah merupakan anak dari dua orang pasien yang dirawat di RSUD Panembahan Senopati.
"Tadi RS PKU Muhammadiyah menyampaikan bahwa pasien sudah boleh pulang," kata pria yang akrab disapa Oki tersebut.
Sementara orangtua pasien yang juga positif covid-19 masih di rawat di RSUD Panembahan Senopati. Pasien berusia 73 tahun, sebelumnya memiliki riwayat perjalanan ke Bekasi.
Hingga saat ini, berdasarkan KTP Bantul tercatat ada 17 orang pasien positif covid-19. Tujuh orang masih mendapatkan perawatan, delapan orang dinyatakan sembuh dan dua orang meninggal dunia.
Tujuh orang pasien dirawat di rumah sakit rujukan covid-19. Yakni dua orang di RSUD Panembahan Senopati, dua orang di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) dan masing-masing satu pasien di RS Sardjito, RSPAU Hardjolukito, dan RS Bethesda.
Selain itu, PDP yang menjalani perawatan juga bertambah tiga orang menjadi 37 pasien. Sementara ODP yang mendapatkan perawatan menurun menjadi enam pasien. Dari 731 ODP, 296 orang sudah selesai masa pemantauan.
Oki berpesan agar masyarakat bekerjasama menanggulangi wabah corona tanpa melupakan pencegahan penyakit DBD yang juga mengalami peningkatan pasien dari tahun sebelumnya dalam periode yang sama.
Baca Juga: Tipu Calon Suami, Wanita di Bantul Habiskan Uang Pernikahan Ratusan Juta
Berita Terkait
-
Alhamdulillah Ya Allah, Hampir 1.000 Orang Sembuh dari Corona Covid-19
-
Total ODP Covid-19 di Indonesia Capai 195.948 Orang, 18.283 PDP
-
Sembuh dari Corona, Kepulangan Perawat Ini Disambut Bak Pahlawan di Desanya
-
Kepala Rutan Bantul Minta Masyarakat Tak Beri Stigma ke Napi Asimilasi
-
Berlabuh di Jepang, 48 Kru Kapal Costa Atlantica Positif Covid-19
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik
-
Lapor Polisi Sejak 2025, Kasus Dugaan Penipuan BPR Danagung di Polda DIY Jalan di Tempat
-
Gandeng YKAKI, Tilem ing Tentrem Berikan Ruang Jeda Penuh Makna bagi Mereka yang Merawat