SuaraJogja.id - Mewabahnya Covid-19 memang membuat hampir semua sektor perekonomian lumpuh. Namun, meski dimasa pandemi seperti ini, kita tidak boleh mudah menyerah dengan keadaan.
Seperti imbauan yang sebelumnya dikeluarkan Pemerintah DIY, seluruh pihak agar tak lupa bersiap menyambut ledakan kunjungan wisata jika nanti pandemi berakhir.
Momen ini tidak ingin disia-siakan orang-orang yang mulai bergerak melalui kolaborasi usaha berbasis di Yogyakarta dengan meluncurkan aplikasi bernama AeroConnect.app.
Aplikasi yang yang dikembangkan PT Putra Nusantara Lestari berkolaborasi dengan Doku itu ditujukan untuk memudahkan masyarakat maupun wisatawan mengakses transportasi, maupun layanan pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Operational and Technical Director AeroConnect.app, Ardon Ardianto dalam keterangannya pada Times Indonesia -Jaringan Suara.com mengatakan, aplikasi asli karya anak Yogyakartya ini diracik sedemikian rupa dengan standar tertentu sehingga dapat dipakai oleh siapa saja. Baik itu wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Indonesia.
“Tidak kami pungkiri saat ini kondisi memang sulit dengan adanya Covid-19, termasuk bidang transportasi dan wisata. Namun kami meyakini setelah Covid-19 ini mereda, transportasi dan pariwisata akan semakin booming, dan justru inilah saatnya Indonesia membangkitkan perekonomiannya dengan mendukung karya-karya atau produk-produk lokal,” katanya Senin (27/4/2020).
Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memesanan kendaraan dan layanan pariwisata terpadu melalui kolaborasi dengan sistem pembayaran online.
Tidak hanya memesan kendaraan antar dan jemput penumpang, pengguna juga bisa mengakomodir pemesanan VIP service bandara, sewa mobil, pembelian tiket shuttle bandara, hingga penyediaan jasa keimigrasian.
Aplikasi tersebut saat ini sudah dapat digunakan di DIY dan akan segera hadir dalam bentuk kios digital di Bandar Udara Internasional Yogyakarta (YIA).
Baca Juga: Usai Merenung, Pria Ini Lapor ke Ganjar Tape Singkong Bisa Sembuhkan Corona
Pada tahap awal, AeroConnect.app menyediakan setidaknya lima puluh armada mobil untuk melayani calon penumpang di wilayah DIY dan sekitarnya.
Jumlah ini diharapkan akan terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat Yogyakarta, terutama setelah pandemi Covid-19 berakhir.
Selanjutnya, aplikasi ini pun juga akan menambah armada mobil di Bali dan Lombok untuk melayani kebutuhan masyarakat dan wisatawan domestik maupun mancanegara di sana.
“Sebagai penyedia sistem pembayaran online sekaligus mitra teknologi AeroConnect.app. kami bangga dapat bertumbuh dan sama-sama memajukan bisnis lokal,” kata Senior Vice President of Business Expansion DOKU, Irfan Burhan.
Berita Terkait
-
Jarang Keluar Apartemen, Pasutri Bule Ukraina Mendadak Meninggal di Bali
-
Usia 101 Tahun, Wanita Ini Selamat dari Dua Pandemi Besar Dunia
-
Wirausaha BRILIAN, Kemudahan bagi Pelaku UMKM Kembangan Usaha dari BRI
-
Tanda Pengenal 'Kebal Covid-19' untuk Pasien Sembuh Corona, Apa Fungsinya?
-
Update Corona Covid-19 Global 29 April WHO, Pandemi Masih Jauh dari Selesai
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup