SuaraJogja.id - Sebanyak 157 pasar di enam provinsi di Indonesia bakal mendapat bantuan berupa fasilitas kesehatan dari Kementerian Perdagangan untuk mengurangi tingkat risiko penularan virus corona. Keenam provinsi itu mencakup DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan DIY.
"Untuk mengurangi pandemi COVID-19, Kemendag juga memberikan bantuan fasilitas kesehatan untuk pasar, antara lain berupa bilik disinfektan, penyanitasi tangan, masker, dan sarung tangan yang diprioritaskan untuk pedagang dan pembeli," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto melalui video konferensi di Jakarta, Rabu (29/4/2020).
Khusus untuk di DKI Jakarta, Kemendag akan memberikan bantuan kepada 20 unit pasar rakyat, termasuk Pasar Keramat Jati.
Selain itu, untuk menggalang kepedulian dalam penanganan COVID-19, Kemendag membentuk Satgas Kemendag Peduli untuk menerima donasi dari seluruh pegawai dan masyarakat. Tujuannya adalah untuk mengkoordinasikan penitipan donasi dan menyalurkan ke pihak-pihak terkait yang sangat membutuhkan, khususnya untuk tenaga medis dan kesehatan.
Donasi tersebut berupa obat-obatan, perangkat alat kesehatan, termasuk Alat Pelindung Diri (APD), masker, penyanitasi tangan, sarung tangan, pelindung wajah, maupun uang.
"Bantuan Kemendag tersebut telah diberikan kepada tiga rumah sakit, yaitu RSD Budiasih, RSD Tebet dan RSD Duren Sawitt," ujar Agus, dikutip dari ANTARA.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap, dengan menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian yang besar untuk rakyat, maka ia optimistis bahwa pandemi COVID-19 dapat segera berlalu.
"Kita pasti bisa melalui masa sulit ini bersama-sama dengan semangat yang kuat," kata dia.
Baca Juga: Jasa Cukur Rambut Panggilan Menggunakan APD
Berita Terkait
-
Efek Corona, Jumlah Sampah di Pasar Niten Berkurang Hingga 30%
-
Mendag Pastikan Beras Tak Akan Langka di Saat Pandemi Corona
-
Impor Daging Kerbau Asal India Terhambat, Buwas Salahkan Kemendag
-
Kemendag Terbitkan Aturan Permudah Izin Impor Alat Kesehatan
-
Pemerintah Baru Tegas ke Pengusaha yang Ekspor Masker, Kemana Saja?
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
UGM Buka Suara Soal Tarif Wisdom Park: Pengelola Hanya Beri Edukasi, Tidak Ada Pemungutan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB
-
Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig
-
75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah