SuaraJogja.id - Media sosial tengah dihebohkan oleh sayembara yang disebarkan warganet dengan tantangan menemukan foto wisuda Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Universitas Gadjah Mada (UGM). Hadiah yang ditawarkan pun tak tanggung-tanggung -- sepeda motor Ducati senilai Rp500 juta.
Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, lantas ikut menanggapi keributan soal sayembara tersebut. Tanggapan tersebut ia sampaikan setelah akun @henrysubiakto mengunggah foto wisuda Fakultas Kehutanan UGM di Balairung UGM pada 1985.
Di foto itu, terlihat 15 wisudawan yang masing-masing diberi nomor di foto. Disebutkan pula bahwa salah satu dari mereka adalah Presiden ke-7 RI, yang tak lain adalah Jokowi.
"Siapa sangka foto wisudawan Fak Kehutanan UGM di Balairung tahun 1985 ini ada yang jadi presiden RI ke 7. Hayo di nomer berapa Pak Jokowi?" tulis @henrysubiakto, Selasa (28/4/2020), yang di bio akunnya menuliskan, "Guru Besar Komunikasi Universitas Airlangga, Alumni Program Doktor Ilmu Sosial Unair, PAI London, Pasca Komunikasi UI, Fak Hukum UII & Komunikasi Fisipol UGM."
Cuitan itu kemudian di-retweet Gibran melalui akun @Chilli_Pari dengan tambahan komentar singkat.
"Dapet Ducati," tulis Gibran.
Dari balasan sejumlah warganet, rupanya hadiah Ducati dalam sayembara itu hanya bualan. Tak sedikit dari mereka yang menyertakan bukti bahwa foto sepeda motor Ducati yang tersebar menyertai narasi sayembara itu hanyalah hasil comotan dari Google.
Hingga kini, belum diketahui juga akun yang kali pertama mencetuskan sayembara menemukan foto wisuda Jokowi di UGM.
Dalam sayembara yang kini viral itu, tertulis, "Masih kokoh berdiri di depan rumah penyelenggara sayembara bagi sesiapa yang mampi menunjukkan foto wisuda Joko Widodo di UGM, maka sebuah motor "DUCATI: seharga Rp500 juta silakan dibawa pulang."
Baca Juga: Begini Cara Video Call 8 Orang di WhatsApp
Disertakan juga foto sepeda motor merah putih produksi perusahaan di Italia itu dalam sayembara. Namun, setelah ditelusuri, ternyata foto kendaraan tersebut sama persis dengan yang ada di tulisan sebuah blog berjudul "Bursa moge bekas Jogja," seperti tampak dalam tangkapan layar yang dibagikan @SunGoko52260756.
Kendati demikian, Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) Henri Subiakto, yang membagikan foto wisuda Jokowi tadi, tak lantas tinggal diam. Sejumlah cuitannya sejak Selasa (28/4/2020) hingga Rabu (29/4/2020) mengulas tentang Jokowi semasa muda.
Salah satunya, ia membeberkan bahwa dalam foto yang ia bagikan sebelumnya, sosok Jokowi adalah wisudawan yang fotonya dibubuhkan nomor 4. Selain itu, ia juga mengunggah foto masa muda Jokowi dan Iriana sang istri.
Henri Subiakto menyebutkan, di masa muda Jokowi sering terlihat memakai kacamata dan memiliki kumis tipis, jauh dari penampilannya saat ini.
"Saya wisuda di UGM setelah Pak Jokowi. Zaman itu memang jarang orang punya kamera, belum ada HP berkamera. Kalaupun punya kamera, tidak bebas dipakai saat wisuda. Hanya juru foto yang boleh ambil gambar. Ratusan wisudawan belum tentu beruntung difoto oleh mereka," terang Henri Subiakto di salah satu kicauannya.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Corona Merebak, Gibran Salahkan Warga Tak Patuhi Pemerintah?
-
Perintah PDIP, Purnomo Mundur Bersaing dengan Gibran di Pilkada Solo
-
CEK FAKTA: Benarkah Gibran Mengklaim Jadi Pemimpin Tidak Perlu Pintar?
-
Putra Jokowi, Gibran Rakabuming Jadi Calon Tunggal Wali Kota Solo dari PDIP
-
Ikut Prosesi Pemakaman sang Nenek, Cawalkot Solo Gibran Tampil "Sederhana"
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha