Seorang pegawai pembuat peti jenazah mengerjakan pembuatan peti di Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, Senin (4/5/2020). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)
"Ya sehari bisa dua, saya biasa bekerja sama dengan beberapa rumah sakit, tapi tidak bisa saya sebutkan. Memang biasanya yang diminta adalah peti biasa, jadi bukan ukiran yang harganya sampai jutaan itu," terang dia.
Berita Terkait
-
Tak Bisa Rekaman karena Corona, Geisha Tunda Rilis Album Baru
-
Pandemi Corona, Bisnis Rental Christian Sugiono Anjlok
-
Banyak Perusahaan Otomotif Merugi, Pengembangan Mobil Otonom Terganggu?
-
Christian Sugiono dan Titi Kamal Siap Tambah Anak di Tengah Pandemi Corona
-
Kenangan Geisha Manggung Terakhir Sebelum Pandemi Corona
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Langkah Nyata Dukung Akses Keuangan, BRI Perkenalkan Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM & CRM
-
Lagi! Pencurian Gamelan Terjadi di UGM, Diduga Pelaku yang Sama Beraksi di Kampus Lain
-
Campak di DIY Masih Mengancam, 112 Kasus Ditemukan, Dinkes Percepat Vaksinasi untuk Cegah Penularan
-
Dari Jalanan ke Sawah, Kisah Petani Punk Gunungkidul yang Kini Pasok Dapur MBG
-
Peringati Hari Lahir Mendiang Istri, Bos Rokok HS Bangun Masjid di Lokasi Kecelakaan Kulon Progo