SuaraJogja.id - Tidak semua orang tetap bisa diam di rumah saat wabah virus corona atau COVID-19 menyebar di berbagai negara di dunia termasuk Indonesia.
Banyak dari masyarakat kita yang mau tidak mau harus tetap berada di luar rumah. Bukan karena untuk berjalan-jalan atau sekedar bermain, melainkan untuk mengais rejeki guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Hal inilah yang mungkin menjadi motivasi Olivia, gadis cilik yang belum lama ini viral di media sosial Twitter karena potretnya yang diunggah oleh salah satu netizen diretweet belasan ribu kali oleh warganet.
Foto Olivia diunggah oleh akun @hellmahardika, dalam potretnya, Olivia tidak sedikitpun menunjukkan adanya keletihan apalagi kesedihan. Justru ia melambaikan tangannya ke kamera, sembari memberikan senyum terbaiknya.
"Ketemu Dek Olivia di depan toko jam Samudera Makmur, Jakal KM 5. Doi jualan camilan 10 ribu/pcs. Sekolahnya libur tapi kelasnya online (dia pinjem hp tetangga). Jualannya sih sama ibuknya tapi mereka misah, mecah pasar kali yah. Monggo dilarisin lur, Oliv tetep puasa katanya," ujar Iqbal Mahardika dalam unggahannya tersebut.
Disaat anak-anak sebayanya menghabiskan waktu untuk belajar dan bermain, Olivia yang masih duduk sebagai siswa kelas 2 SD itu harus membantu ibunya berkeliling kota jogja untuk jualan makanan ringan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Untuk berjualan tiap harinya, Olivia diperkirakan harus menempuh jarak hingga 5 kilometer dari rumahnya.
"Dek Oliv ini rumahnya Pingit, masih kelas 2 SD katanya. Aku lupa buat nanya dia jualan jam berapa tapi aku ketemu jam 2-3 sore. Mari dilarisi mas/mbak, paling tidak bikin Oliv pulang dengan keranjang kosong. Biar enteng bawanya," ujar sang pengunggah.
Cuitan ini kemudian viral, tidak sedikit netizen yang memuji Olivia yang tidak sedikitpun menunjukkan kepayahan di wajahnya. Salah satu netizen, @tastelesssweet menuliskan pengalamannya saat bertemu dengan Olivia.
"Waktu study tour aku sm temen-temen liat dia jualan disekitar UGM, dia nawarin dagangannya waktu kita lagi makan siang. Sebenernya kita gamau beli karna kurang suka sama makanannya, terus cuma dikasih uang 10rb dan ga ambil dagangannya. Tapi dia bilang 'gak mau, saya jualan, gak minta uang'," tulisnya.
Baca Juga: Didi Kempot Berencana Bikin Ngobam Kedua Bareng Gofar Hilman
Tak jarang, warganet juga memuji senyuman Olivia yang dianggap luar biasa. Saat ini, cuitan tersebut telah diretweet belasan ribu kali dan disukai oleh puluhan ribu netizen di twitter.
Berita Terkait
-
Covid-19 Ada di Prancis Sejak Desember 2019, Pasien Tak Pernah ke China
-
Cerita Petugas Pengambil Swab RSUD Wates, Dibuat Tak Bisa Tidur Semalaman
-
Pemerintah Targetkan Covid-19 Terkendali pada Juni-Juli
-
Larang Warga Tak Pakai Masker Masuk Toko, Satpam Tewas Ditembak
-
Tak Ada Pemasukan selama Pandemi Covid, KBS Lakukan Ini untuk Rawat Satwa
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa