SuaraJogja.id - Seorang petugas parkir Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) ditemukan tewas. Peristiwa tersebut terjadi di area gedung parkir YIA pada Sabtu (2/5/2020) sekitar pukul 19.55 WIB.
Kapolsek Temon Kompol Riyono membenarkan kejadian meninggalnya petugas parkir tersebut. Dari laporan yang diterima polisi, korban yang berjenis kelamin laki-laki tersebut bernama Rifky Ardiyanto, warga Candimulyo, Karangmojo, Tamanmartani, Kalasan, Sleman.
"Memang ada kejadian tersebut. Dugaan karena kurang kehati-hatian dari korban," ujar Riyono, Rabu (6/5/2020).
PTS General Manager Bandara lnternasional Yogyakarta Agus Pandu Purnama menegaskan, kejadian tersebut murni karena kecelakan tunggal saat korban sedang bertugas.
Pandu menjelaskan, kejadian bermula pada Sabtu (2/5/2020) sekitar pukul 19.00 WIB, saat korban dan rekan-rekannya melihat ada orang yang mencurigakan di area gedung parkir. Kemudian korban berinisiatif melakukan pengecekan ke area gedung parkir di lantai 3 menggunakan sepeda motor.
Saat melakukan pengecekan, diperkirakan korban terjatuh dari motor karena menabrak tali pembatas jalur kendaraan roda empat. Saat kejadian, korban tidak menggunakan helm.
"Saat ditemukan sekitar pukul 19.55 WIB, korban jatuh dengan posisi tengkurap dan kepala terbentur lantai, sedangkan kondisi motor masih menyala," ungkap Pandu.
Petugas Aviation Security dan Airport Fire Fighting & Rescue lantas bergegas membawa korban ke RS Rizky Amalia, Temon, Kulon Progo. Namun, karena kondisi korban yang terus menurun, ia pun dirujuk ke RS Mitra Sehat, Gamping.
Nahas, pukul 01.35 WIB di rumah sakit tersebut nyawa korban sudah tidak dapat diselamatkan. Almarhum Rifky Ardiyanto telah dimakamkan di Pemakaman Karangmojo, Tamanmartani, Kalasan, Sleman pada Minggu (3/5/2020).
Baca Juga: Buntut Nge-prank Waria, Ferdian Paleka Diancam 12 Tahun Penjara
Terkait kondisi di lokasi kejadian sendiri, Pandu menuturkan, di gedung parkir memang masih terdapat sedikit ceceran pasir sisa konstruksi, sehingga demi keamanan bersama memang untuk parkir kendaraan roda dua telah dipersiapkan sejak awal berada di lantai 1.
Atas kejadian yang menimpa salah satu karyawannya ini, PT Angkasa Pura I (Persero) YIA akan memberikan santunan kepada keluarga korban.
"Kami prihatin dengan adanya kejadian tersebut dan turut berduka cita atas meninggalnya Rifky Ardiyanto petugas parkir YIA. Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi," kata Pandu.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Angkasa Pura I saat ini sedang melakukan proses evaluasi internal serta mengimbau kepada seluruh petugas agar berhati-hati. Pihaknya selalu mengimbau setiap karyawan yang bertugas menggunakan alat pelindung diri dan mentaati peraturan yang telah ditetapkan oleh manajemen YIA dalam menjalankan pekerjaan.
Berita Terkait
-
Bandara YIA dan Adisutjipto Setop Penerbangan Komersial Sampai 1 Juni
-
Angkasa Pura I Siapkan Protokol Kesehatan di Bandara YIA
-
Dampak Corona, Jumlah Penumpang Pesawat di Bandara YIA Menurun
-
Info Pembatasan Kereta Bandara YIA dan Pembatalan KA Jarak Jauh Jogja
-
YIA Kulon Progo Pakai Virtual Customer Service dan 4 Berita Hit SuaraJogja
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Bakal Sweeping Daycare Tak Berizin
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
BRILink Agen Mekaar Bertransformasi Jadi Motor Ekonomi dan Lifestyle Micro Provider
-
Berawal dari Ijazah Ditahan, Eks Karyawan Bongkar Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha