SuaraJogja.id - Klaster Indogrosir menjadi salah satu klaster penyebaran covid-19 terbesar di Bantul. Selebihnya ada enam klaster besar penyebaran covid-19 di Bantul. Klaster Indogrosir menjadi salah satu klaster penyebaran terbaru yang terjadi melalui transmisi lokal.
Sebelumnya, ada empat belas orang karyawan Indogrosir yang berdomisili di Bantul memiliki hasil Rapid Test reaktif dan telah diisolasi di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bambanglipuro, Bantul.
Berdasakran data terbaru perkembangan covid-19 di Kabupaten Bantul terdapat 32 orang yang telah dinyatakan positif Covid-19.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso menyampaikan ada satu orang pasien positif baru dari klaster Indogrosir.
"Ada penambahan pasien positif satu orang, perempuan usia 25 tahun dirawat di RSLKC, klaster Indogrosir," tuturnya, Senin (18/5/2020).
Selain itu, satu orang yang sebelunya telah dinyatakan positif dari klaster Indogrosir kini telah sembuh. Pasien tersebut adalah karyawan Indogrosir berjenis kelamin perempuan berusia 42 tahun. Pasien tersebut dinyatakan sembuh, setelah mendapatkan perawatan di RS PKU Muhammadiyah Bantul.
Sementara, satu orang pasien positif lainnya adalah seorang perempuan berusia 26 tahun yang sebelumnya mendapatkan perawatan di JIH. Pasien tersebut sebelumnya memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta.
Kecamatan Banguntapan menjadi wilayah dengan jumlah pasien positif COVID-19 terbanyak di Kabupaten bantul Bantul, yakni mencapai sepuluh orang. Disusul oleh Kecamatan Kasihan sebanyak delapan orang. Sementara jumlah PDP sebanyak 33 orang dan kasus ODP sebanyak 262 orang.
Baca Juga: Telah Hadir GELIS 300, Gerobak Listrik Perdana Asal Indonesia
Berita Terkait
-
Imbas COVID-19, Penurunan Penjualan Ponsel di Indonesia Cetak Rekor
-
Viral! Warganet Ini Anggap Tenaga Medis Lebai dan Hanya Menakuti Publik
-
CEK FAKTA: Benarkah Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta Bayar Rp 550 Ribu?
-
Obat Antihipertensi Dapat Memperburuk Kondisi Pasien Covid-19?
-
Terus Salurkan Bantuan, Ini Cerita Dapur Umum Jogja Peduli Umat
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah