Sungkeman dengan kedua orangtua menjadi hal yang paling gadis melayu itu rindukan dalam suasana lebaran. Selama tiga tahun terakhir, ia hanya bisa melakukan tradisi lebaran itu melalui sambungan telepon.
Sayangnya, kondisi sinyal di rumahnya tak begitu bagus. Sehingga seringkali sambungsn telepon tak berjalan lancar. Titi berharap agar kondisi segera pulih seperti semula. Baginya, agar orangtua di Riau tidak lagi mengkhawatirkannya menjadi hal terpenting.
Sebagai mahasiswa tingkat akhir, Titi berharap dapat segera kembali ke rumah setelah pandemi ini berakhir dan setelah ia wisuda. Merayakan hari raya bersama rekan-rekan di tanah rantau, terasa seperti merayakan bersama keluarga baru.
"Seandainya temen-temen pada pulangkan aku disini sendiri, pasti kepikiran kepikiran, kangen sama yang di rumah," tuturnya.
Kehadiran teman seperjuangan membuat Titi lebih bisa menikmati hari raya jauh dari keluarga. Kebersamaan dengan rekannya membuat Titi tak menangis selama berjam-jam akibat disiksa jarak dan kerinduan.
Selain berkumpul dengan teman, Titi juga memanfaatkan teknologi untuk menghubungi sanak saudara di berbagai daerah. Meski sambungan telefon tak mampu menghantarkan kehangatan, namun setidaknya meringankan kerinduan.
Berita Terkait
-
Rekreasi di Masa Pandemi, Warga Berkerumun Beri Makan Rusa di Istana Bogor
-
Lebaran saat Wabah Corona, Ratusan Wisatawan Palabuhanratu Sukabumi Diusir
-
Lebaran Penuh Duka, Kisah Wanita yang 5 Keluarganya Meninggal karena Corona
-
Punya Sisa Ketupat di Rumah? Ini 4 Cara Supaya Bisa Lebih Tahan Lama
-
Kendaraan Berjubel di H+2 Lebaran, Warga Bekasi: Silaturahmi Mumpung Libur
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal
-
Kereta Gantung Sepanjang 8 KM Bakal Dibangun di Kawasan Prambanan Sleman, Investasinya Rp200 Miliar
-
Pemkab Sleman Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Meski Permintaan Diprediksi Melonjak
-
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di Sleman, Dua Pemuda Diamankan Polisi
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan, BRILink Agen Jangkau 80 Persen Desa Indonesia