SuaraJogja.id - Lebaran 2020 tampak berbeda dari tahun sebelumnya. Momen yang kerap dipilih pemudik untuk pulang kampung menggunakan bus kini tak menunjukkan suasana ramai seperti biasanya.
Pada H+1 Lebaran 2020 kali ini, UPT Terminal Giwangan hanya mencatat 25 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang berangkat dan datang. Sebanyak 13 di antaranya merupakan bus yang datang dari luar kota.
"Hingga pukul 13.00 WIB, tercatat hanya 13 bus AKAP yang datang. Rata-rata trayek Yogyakarta-Solo," terang Pengelola Administrasi Perkantoran Pelayanan UPT Terminal Giwangan Aji Fajar melalui pesan singkat, Senin (25/5/2020).
Ia menuturkan bahwa tak ada peningkatan jumlah bus luar kota yang masuk ke Yogyakarta. Hal itu mengingat sejumlah kota masih memberlakukan PSBB.
"Transportasinya masih terbatas. Selain itu sebagaian daerah masih PSBB," ungkap dia.
Aji menambahkan, dari total 25 bus AKAP yang datang dan berangkat di terminal Giwangan, penumpangnya terhitung sedikit. Sebanyak 13 bus yang berangkat tercatat hanya mengangkut tujuh penumpang. Sementara 12 bus yang berangkat hanya 21 orang.
"Itu kalkulasi jumlah penumpang sejak bus beroperasi mulai pukul 04.00-13.00 WIB. Jadi memang sedikit penumpang yang bepergian ke luar kota," tambahnya.
Dari 25 bus AKAP itu, trayek terjauh datang dari Cilacap-Yogyakarta dan Purwokerto-Yogyakarta.
"Trayek terjauh dari dua wilayah tersebut. Namun penumpang yang sampai di Terminal Giwangan hanya dua orang," tutur Aji.
Baca Juga: Perusahaan Wajib Beri Vitamin C Buat Pekerja, Dinilai Tak Bisa Cegah Corona
Berita Terkait
-
3 Bulan Tanpa Pemasukan, Pelukis Tamansari Gagal Panen Untung Saat Lebaran
-
Lebaran di Perantauan, Tata Tahan Rindu Ketupat Opor Masakan Ibu
-
Hingga Lebaran H-1, Mobil Tinggalkan Jakarta Tembus 400 Ribu Unit
-
Lebaran Usai, Ini Tips Tetap Sehat dari Pakar Gizi
-
Penyekatan Arus Balik, Masuk Jakarta Kini Wajib Kantongi SIKM
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning