SuaraJogja.id - Selain dikenal dengan banyaknya objek wisata untuk rekreasi maupun edukasi, Jogja juga memiliki banyak destinasi wista religi. Tidak sedikit masjid di Jogja yang begitu indah dengan arsitekturnya yang unik.
Selain sebagai tempat ibadah, sejumlah masjid di Jogja ini juga menjadi tempat bermusyawarah dan melakukan berbagai kegiatan keagamaan, salah satunya kajian.
Namun karena pandemi corona saat ini, kegiatan di masjid dibatasi. Untuk itu, sebelum merealisasikan agenda wisata religi di Jogja seusai pandemi, berikut Guideku.com -- jaringan SuaraJogja.id -- merangkum empat masjid di Jogja dengan arsitektur menarik dan unik yang selalu memikat hati:
Baca Juga: Siap-siap, Mulai 1 Juli Sri Mulyani Kenakan Pajak Digital
Berlokasi tak jauh dari Alun-Alun Utara Jogja, Masjid Gedhe Kauman dikenal dengan nuansa budaya Jawa yang amat kental.
Uniknya lagi, Masjid Gedhe Kauman memiliki bangunan pagongan di halaman depannya yang berfungsi sebagai tempat meletakan gamelan. Masjid Gedhe Kauman juga memiliki tiga mustoko atau lapis genting pada bagian bawah kubah, yakni serambi kilan dan gapura.
2. Masjid Gedhe Mataram Kotagede
Tak kalah unik, Masjid Gedhe Mataram Kotagede memadukan unsur arsitektur bergaya Hindu dan Islam. Tembok L pada Masjid Gedhe Mataram Kotagede dibangun sebagai bentuk penghormatan dari Sultan Agung terhadap para pemeluk agama Hindu dalam pembangunan masjid.
Masjid Gedhe Mataram Kotagede memiliki limasan dengan bedug kayu di dalamnya dan mimbar berbentuk mirip candi.
Baca Juga: Sekeluarga Positif Covid-19 Mudik, Halalbihalal dengan Puluhan Warga
3. Masjid An Nurumi
Bak negeri dongeng, Masjid An Nurumi memiliki kubah dengan cat warna-warni menyerupai permen. Sekilas, kubah masjid tersebut membuatnya menyerupai Benteg Kremlin di Moskow, Rusia.
Rupanya, Ratna Juwita Umi Asih Rejeki alias Umi Nursalim, sang pemilik, memang sengaja membangunnya demikian karena terinspirasi saat jalan-jalan di Rusia.
Masjid An Nurumi berlokasi di Jalan Jogja Solo Kilometer 15, wilayah Candisari, Kalasan, Sleman.
4. Masjid Syuhada
Terakhir dan tak kalah unik ialah Masjid Syuhada di Jalan Pringgokusuman Nomor 12, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta. Masjid Syuhada mengusung konsep peninggalan Jawa yang disebut dengan Candrasengkala.
Bagi yang belum mengetahuinya, Candrasengkala menandakan 17 anak tangga di depan bagian Masjid Syuhada. Masjid Syuhada memiliki 8 tiang gapura, empat kubah bawah dan lima kubah atas yang menghadap ke arah kiblat.
Itulah empat masjid berarsitektur unik yang ada di Jogja. Setelah pandemi Covid-19 berlalu, jangan lupa ya, berwisata religi kemari.
Berita Terkait
-
Musala di Mall Makassar Ini Arsitekturnya Bikin Kagum, Serasa di Istanbul!
-
Hari Arsitektur Indonesia: 4 Bangunan Karya Anak Bangsa yang Diakui Dunia
-
3 Film Tentang Desain dan Ruang untuk Rayakan Hari Arsitektur Indonesia
-
Wisata Religi: Menyusuri Jejak Pemuka Agama Terkemuka di Tasikmalaya
-
Seni dan Arsitektur Berpadu di Museum Affandi
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo