SuaraJogja.id - Rumah sakit khusus lapangan Covid-19 (RSKLC) Bantul merupakan rumah sakit yang dibangun untuk membantu rumah sakit rujukan dalam menangani pasien COVID-19, terutama pasien dengan pengawasan (PDP) dan orang dalam pengawasan (ODP) ringan hingga sedang.
Sejak diresmikan bupati Bantul, Suharsono pada 13 April 2020 lalu, RSKLC Bantul sudah beroperasi dan merawat para pasien virus corona.
Belum lama ini, akun media sosial twitter Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bantul mengunggah keseharian pasien dan tenaga medis yang bertugas di rumah sakit tersebut.
Tidak melulu menunjukkan suasana yang tegang dan mencekam, para tenaga medis dan pasien justru terlihat sedang menari bersama dengan diiringi lagu dari mendiang maestro Didi Kempot.
"Sobat ambyar manaa suaranyaaa.... Hari Minggu pagi, yuk kita olahraga #dirumahaja agar badan tetap sehat dan bugar. Seperti video berikut, beberapa pasien di RSLKC sedang olahraga ringan sambil berjemur bersama para tenaga medis," tulis akun @pemkabbantul.
Dalam rekaman video tersebut, perekam juga nampak mengajak para pasien untuk aktif bergoyang bersama.
"Goyang mbak. Semangat," ujarnya dalam video tersebut.
Unggahan tersebut mendapatkan respon yangberagam dari netizen di Twitter. Tidak sedikit yang mendoakan agar wabah ini segera usai dan pasien bisa berkumpul kembali dengan keluarga di rumah.
"Mboten ngangge cendol, namung es tape," ujar akun @PusdalopsBantul.
Baca Juga: Pemprov DKI Pastikan Ganjil Genap Belum Diberlakukan Sepekan ke Depan
Berita Terkait
-
Jenazah PDP yang Dibawa Kabur Keluarga di Makassar Ternyata Positif Corona
-
Indikasi PDP Corona, Pengguna Ojol Ini Bohongi Pengemudi
-
Gugus Tugas Surabaya Sebut 15 Orang Dipulangkan Sambil Menunggu Hasil Swab
-
Gugus Tugas Covid-19 Surabaya Sebut Status Wakil Wali Kota Belum Dipastikan
-
Ombudsman Terima Laporan Kelambatan Hasil Swab Corona karena Sampel Hilang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha