Penjual sepeda di Pasar Gabungan Pedagang Sepeda Bekas Yogyakarta (GAPSSTA), Giyono saat memberi keterangan pada wartawan di pasar setempat, Senin (8/6/2020). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]
Terpisah, Kepala Dishub Kota Yogyakarta, Agus Arif tak menampik jika kegiatan bersepeda di Yogyakarta turut menimbulkan kerumunan beberapa waktu lalu. Kendati demikian pihaknya hanya bisa mengimbau warga untuk tidak berkerumun saat menjalani aktivitas itu.
"Kegiatan ini sangat positif, saya sendiri juga suka bersepeda. Namun kami menganjurkan sebaiknya mereka tak berkerumun. Jika ingin bersepeda, cukup dua orang saja. Protokol keamanan covid-19 juga harus dijaga selama beraktivitas," terang Agus.
Berita Terkait
-
Tips Aman Bersepeda di Tengah New Normal Pandemi Covid-19
-
Suapi Istri Makanan usai Bersepeda, Romantisnya Ganjar Pranowo Bikin Baper
-
3 Rute Bersepeda Asyik Untuk Kamu Jelajahi Saat Liburan Usai Pandemi
-
Tak Cuma Menguatkan Otot Kaki, Ini 7 Manfaat Sehat Bersepeda
-
Ini 5 Alasan Mengapa Bersepeda Adalah Kegiatan yang Menyenangkan
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun