SuaraJogja.id - Alih-alih mendapatkan handphone, seorang pembeli merasa kesal setelah melakukan transaksi melalui sebuah toko online. Eh ternyata, akar permasalahannya membuat jengkel warganet.
Peristiwa ini terjadi ketika seorang pengguna Twitter @ariemohr mengungah tangkapan layar kolom review dari sebuah toko online, Rabu (10/6/2020).
Toko tersebut menjual barang berupa iPhone X Dummy phone untuk Pajangan seharga Rp. 126.540.
Lalu ketika menelusuri kolom komentar review toko tersebut, beberapa pembeli yang tampaknya sudah mendapatkan produk itu menuliskan kekesalannya.
"Selama saya pesan di Shopee baru kali ini saya kasih bintang satu. Kirain HP beneran kok enggak bisa dihidupkan. Anjayy. Maaf ini ya, kalau barangnnya enggak bisa dihidupkan enggak usah dijual. Kan kasihan yang beli kena prank. Bagus-bagus HP-nya tapi enggak bisa nyala dan satu lagi, enggak ada pengecas yang cocok," tulis seorang pembeli dengan menunjukkan tiga buah produk replika ponsel tersebut.
Seorang pembeli lainnya yang juga mencantumkan bintang satu menulis, "HP bohongan ya benar."
Sementara itu seorang pembeli lain juga menumpahkan kekesalannya, "Dikira aku HP beneran eh ternyata HP bohongan. Kalau kaya gini mah enggak akan beli. Aku juga bingung loh kok HP enggak pakai kardusnya sih. Hah, dasar."
Penilaian dan komentar para pembeli itu pun kontan mejadi bahan bully-an warganet di Twitter. Tak sedikit dari warganet yang meminta agar para pembeli itu memerhatikan dahulu deksripsi produk agar tak merasa tertipu.
"Populerkan gerakan gemar membaca," tulis keterangan pengunggah foto @ariemohr.
Baca Juga: Pembeli Komplain Karena Merasa Tertipu Toko Online, Warganet Malah Kesal
"Segitu pendeknya attention sampai tulisan "untuk Pajangan" enggak kebaca?" tulis warganet yang keheranan.
"Sebelum mereka beli enggap baca dulu dan mikir apa? dan ya kali ada iPhone harga 120 ribuan," komentar warganet.
"Namanya iPhone X dummy, yang asal ngebeli tanpa baca dulu otaknya juga dummy," tulis warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Bikin Merinding, Kisah Ojol Antar Penumpang Misterius Bernama Cindy
-
Ada yang Janggal, Tulisan di Spanduk Sekolah Ini Bikin Ortu Murid Bingung
-
Pembeli Komplain Karena Merasa Tertipu Toko Online, Warganet Malah Kesal
-
Gratis, Cara Penuhi Kebutuhan Pangan di Tengah Pandemi Ini Jadi Sorotan
-
Langkah Tegas UPT Malioboro, Penjual Tak Patuhi Protokol Siap Tutup Paksa
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik
-
Lapor Polisi Sejak 2025, Kasus Dugaan Penipuan BPR Danagung di Polda DIY Jalan di Tempat
-
Gandeng YKAKI, Tilem ing Tentrem Berikan Ruang Jeda Penuh Makna bagi Mereka yang Merawat